Suara.com - Baca 10 detik
- Mahasiswa menuntut pembentukan tim investigasi dugaan makar
- Desak DPR membahas dan mengesahkan UU Perampasan Aset
- Mahasiswa menginginkan pengurangan beban pajak bagi masyarakat.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan akan diterima oleh Pemerintah untuk beraudiensi pada Kamis (4/9) esok.
Hal itu setelah sebelumnya DPR RI menerima lebih dulu kemudian menampung aspirasi dan tuntutan elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).
"Barusan kami sudah melakukan komunikasi via WhatsApp dengan pihak pemerintah," ungkap Dasco dalam audiensi hari ini.
Ia memastikan bahwa para mahasiswa akan diterima pemerintah besok untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
- Pembentukan Tim Investigasi Dugaan Makar: Isu sensitif ini menjadi salah satu poin utama yang akan dibahas. Tuntutan mahasiswa untuk mengusut tuntas dugaan makar akan dipertemukan dengan pemerintah.
- Pembahasan UU Perampasan Aset: Desakan untuk mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset yang telah lama dinanti juga akan menjadi prioritas.
- Pengurangan Pajak-Pajak: Aspirasi mahasiswa terkait pengurangan beban pajak bagi masyarakat juga akan diusulkan untuk dilakukan kerja sama antara pemerintah dan DPR.
Ketika ditanya apakah mahasiswa akan bertemu langsung dengan Presiden, Dasco mengaku belum bisa memastikan.
"Tadi saya kontak sama Mensesneg, saya belum tahu yang akan terima siapa besok, tapi pihak pemerintah nanti mereka dihubungi, saya tidak tahu," ujarnya.
"Kami Pimpinan DPR RI menerima aspirasi dari adik-adik BEM maupun organisasi kemahasiswaan yang menyampaikan beberapa hal dan sudah kami terima dengan baik dan sudah kami tanggapi dan kami juga sudah bersepakat untuk beberapa hal," sambungnya.
Baca Juga: Ferry Irwandi: Permintaan Maaf Pemerintah adalah Kunci Redam Amarah Publik, Bukan Tindakan Represif!
Berita Terkait
-
Siapa Wibawanto Nugroho Widodo? Narsum Debat Bareng Ferry Irwandi, Punya Rekam Jejak Mentereng
-
Riza Chalid Ada Di Mana? Namanya Trending Dikaitkan dengan Demo
-
Dasco Minta Maaf Atas Kekeliruan DPR di Depan Mahasiswa: Hentikan Tunjangan, Moratorium Kunjungan LN
-
4 Hari Lalu Jerome Polin Spill Buzzer Pemerintah Bakal Bergerak, Marissya Icha Kini Puji Prabowo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi