Sambil menahan rasa sakit, Arief melompat ke area perumahan di belakang gedung. Ia meminta bantuan warga untuk dibawa ke rumah sakit.
Hasil rontgen menunjukkan tulang kakinya mengalami retakan akibat pukulan keras.
"Saya harap polisi cepat dapat pelaku utamanya. Cara mereka sadis sekali, teman-teman kami ada yang meninggal, ada juga masih kritis," ucapnya.
Abay Tak Selamat
Sebelum berhasil melarikan diri, Arief masih sempat melihat rekannya, Basri Akbar atau Abay, ikut membantu evakuasi orang-orang di dalam gedung.
Namun, Abay tak berhasil menyelamatkan dirinya sendiri. Ia menjadi salah satu korban jiwa dalam kerusuhan malam itu.
Di depan matanya, Arief juga menyaksikan bagaimana para pelaku mulai membakar motor milik Dinas Perhubungan. Empat unit sekaligus.
Tak puas menghancurkan motor, mereka lalu merembet ke mobil anggota dewan yang diparkir di dekat pos Satpol PP.
Api kian membesar. Sementara listrik gedung sudah dipadamkan.
Baca Juga: DPRD Ungkap Minimnya Sanksi Pelanggaran Perda, Pemprov DKI Diminta Serius Tegakkan Aturan
Arief menyebut wajah para penyerang samar-samar tertutup kain, sehingga menyulitkan pelaku dikenali.
"Usianya saya perkirakan masih belasan. Tidak terlihat seperti mahasiswa," katanya.
Pemerintah Gerak Cepat
Meski masih trauma, Arief mengaku terharu dengan perhatian yang ia dapatkan.
Sejak awal, biaya perawatan korban ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.
"Tidak ada sepersen pun yang kami bayar. Pak Gubernur, Wali Kota, pimpinan DPRD, semua bergerak cepat datang menjenguk," ujarnya.
Perhatian juga datang dari pemerintah pusat. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, bertemu langsung dengan Arief, Jumat, 5 September 2025.
Gus Ipul, sapaannya memeluk Arief. Ia memberi semangat dan memastikan negara hadir mendampingi para korban, baik dari kalangan masyarakat maupun petugas.
Ipul juga menemui keluarga korban lainnya, yaitu Rusdamdiansyah atau Dandi, Saiful Akbar, Sarinawati dan Akbar Basri atau Abay.
"Presiden memiliki atensi yang luar biasa terhadap korban. Kita berbela sungkawa, mendoakan yang wafat agar amal ibadahnya diterima Allah SWT, wafat dalam keadaan husnul khatimah. Untuk korban luka-luka, kita pastikan mendapat perawatan dan rehabilitasi," kata Gus Ipul.
Selain itu, Kementerian Sosial juga menyiapkan santunan, bantuan hukum, hingga program rehabilitasi sosial bagi korban.
Data sementara mencatat secara nasional terdapat tujuh orang meninggal dunia dan sembilan orang luka berat akibat demonstrasi ricuh di berbagai daerah.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan