Pada Podcast di Forum Keadilan TV yang ditayangkan YouTube, ia menyebut masalah serius datang dari berbagai arah, termasuk dari lingkaran dalam kekuasaan.
Ginting menyoroti adanya dugaan konflik internal di tubuh Polri yang harus segera dikendalikan oleh Prabowo.
Ia menyarankan agar Kapolri dan petinggi Polri lainnya diperiksa karena dianggap gagal mendeteksi potensi kerusuhan.
Namun, tantangan terbesar bagi Prabowo, menurut Ginting, justru datang dari dalam. Ia memperingatkan bahwa Prabowo sedang dikelilingi oleh "musuh dalam selimut" yang terdiri dari elit pemerintahan lama dan kelompok oligarki yang tidak nyaman dengan rencana perubahannya.
Bahkan, Ginting menyebut adanya "ular berkepala dua" di lingkaran kekuasaan Prabowo.
Jika Prabowo tak mampu melepaskan diri dari bayang-bayang politik masa lalu, potensi delegitimasi pemerintahannya bisa terjadi. Ginting juga mengkritik partai pendukung yang dinilai hanya memberi dukungan "sumir".
Investigasi yang serius, kata Syahganda, juga dapat membuktikan tuduhan Prabowo sendiri mengenai adanya kekuatan besar di balik kerusuhan.
"Supaya tuduhan Prabowo soal unsur makar dan terorisme yang didalangi mafia gas dalam kasus itu bisa dibongkar," pungkasnya.
Baca Juga: Kontroversi Foto Prabowo Dicrop Koran Jepang: Alasan dan Respons Publik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS
-
Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil
-
Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon
-
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
-
Resmi! Ini Daftar Majelis Hakim yang Bakal Adili 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Bukan THR Biasa, KPK Bongkar Suap Bupati Rejang Lebong ke Oknum Aparat