Suara.com - Media sosial tengah diramaikan oleh video seorang pengusaha real estate asal Dubai yang mengunggah pesan sarkastik untuk Ahmad Sahroni, anggota DPR sekaligus dikenal sebagai “crazy rich” asal Indonesia.
Dalam video berdurasi singkat di akun TikTok-nya, @hamzehrealestate, sang pengusaha secara blak-blakan mengajak Sahroni untuk pindah ke Dubai dan menikmati kemewahan tanpa beban pajak serta jaminan keamanan kelas dunia.
"Ini adalah pesan untuk Mr. Sahroni, crazy rich dari Indonesia. Saya mendengar bahwa Anda terbang ke Singapura. Silakan datang ke Dubai. Di sini, Anda akan mendapatkan golden visa 10 tahun. Dan tidak ada pajak penghasilan di sini. Jadi semua uang Anda adalah milik Anda," ucapnya dalam video tersebut.
Tak berhenti di situ, Hamzeh juga memamerkan fasilitas hidup di Uni Emirat Arab (UEA) yang dinilainya jauh lebih menguntungkan dibanding Indonesia. Ia menyebut harga mobil sport di Dubai tiga kali lebih murah, serta menegaskan bahwa keamanan di sana terjamin.
“Polisi di sini akan datang maksimal 10 menit setelah Anda menelpon. Itulah sebabnya UAE adalah kota paling aman di dunia. Semua milioner akan datang ke sini,” tambahnya.
Unggahan ini langsung menuai sorotan dan memicu perdebatan panas di kalangan warganet Indonesia. Banyak yang menilai pesan Hamzeh sebagai sindiran pedas untuk kebijakan pajak, harga barang mewah, hingga isu keamanan di tanah air.
Seorang pengguna TikTok bernama @liv**** menulis, “Secara tidak langsung bapak ini bilang di Indonesia harga barang-barang mewah mahal, pajak tinggi, dan keamanan kurang terjamin.”
Sementara akun @INF**** menegaskan bahwa pernyataan Hamzeh adalah sindiran telak untuk pemerintah.
“Dia sedang menerangkan bahwa pajak di UEA tidak mencekik rakyatnya, keamanan terjamin, dan polisi cepat tanggap. Ini sindiran keras buat pemerintah Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Nonaktif dari DPR, Netizen Ungkit Film Lawasnya Jadi Ayah Adhisty Zara
Komentar serupa juga datang dari @alr**** yang menyebut, “Ini menyinggung Indonesia… sarkas, di sini dipajakin semua.”
Sedangkan akun @Aks*** menyayangkan konflik dalam negeri dimanfaatkan negara lain, “Konflik di negara kita malah jadi bahan marketing buat negara lain.”
Fenomena ini menjadi bukti bahwa isu pajak, keamanan, dan regulasi harga barang mewah di Indonesia masih menjadi keluhan banyak pihak.
Sementara Dubai, lewat narasi Hamzeh, digambarkan sebagai surga bagi para miliuner dengan pajak nol persen, golden visa, harga mobil murah, dan keamanan ekstra.
Seperti diketahui, nama Ahmad Sahroni masih menjadi sorotan publik sejak pernyataannya yang kontroversial lebih dari sepekan lalu.
Setelah melontarkan ucapan yang dianggap menghina warga, kemarahan masyarakat memuncak hingga rumah mewah Sahroni di Tanjung Priok dijarah massa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dugaan Overdosis hingga Lebam di Tubuh Selebgram Lula Lahfah, Polisi: Tunggu Autopsi!
-
Selebgram Lula Lahfah Tewas di Apartemen Dharmawangsa! Polisi Langsung Olah TKP
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi