Sedangkan Sri Mulyani memegang jabatan itu selama 13 tahun selama pemerintahan tiga kepala negara.
Sri Mulyani pertama kali menjabat sebagai Menkeu pada 2005–2010 di masa Presiden SBY lalu pada 2016–2024 saat Presiden Jokowi menjabat.
Pada masa Presiden Prabowo, Sri Mulyani kembali ditunjuk sebagai Menteri Keuangan terhitung sejak Oktober 2024 sebelum akhirnya direshuffle pada (8/9/2025).
3. Skandal Bank Century, Tax Amnesty, sampai Utang 4000 Triliun
Lepas dari pencapaian dan perjalanan kariernya yang mentereng sebagai Menteri Keuangan Sri Mulyani juga pernah tersandung sejumlah skandal.
Salah satu skandal besar yang menjeratnya adalah kasus bailout Bank Century pada 2008 dengan menggelontorkan dana talangan yang mencapai angka Rp 6,7 triliun.
Saat menjadi Menteri Keuangan di masa pemerintahan Presiden Jokowi periode I, Sri Mulyani menetapkan kebijakan tentang Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak.
Meski mendatangkan uang masuk lewat Tax Amnesty, Sri Mulyani juga tetap mencetak utang, bahkan jauh lebih besar.
Pertumbuhan utang dalam lima tahun pemerintahan Jokowi mencapai Rp 1.889 triliun, lebih tinggi dari 10 tahun masa pemerintahan SBY.
Baca Juga: Prabowo Depak Sri Mulyani dari Kursi Menkeu, Tunjuk Purbaya Yudhi Sadewa
Waktu itu, Kementerian Keuangan mengumumkan total utang pemerintah pusat hingga Januari 2019 mencapai Rp 4.498,56 triliun.
4. Video Deepfake 'Guru Beban Negara'
Video yang menampilkan jika Sri Mulyani mengatakan bahwa guru adalah beban negara menjadi viral di media sosial.
Alhasil hal ini memicu amarah dari berbagai kalangan dan menjadi salah satu pernyataan Sri Mulyani yang kontroversial.
Namun ternyata video itu adalah hasil rekayasa yang diambil dari pidato Sri Mulyani saat hadir di ITB.
Walau demikian tetap banyak kritik yang Sri Mulyani terima karena pernyataannya yang mengungkap bahwa masyarakat pun harus menanggung gaji guru dan dosen.
Sejumlah pihak menilai pernyataan Sri Mulyani ini kontradiktif dengan program pemerintah untuk mensejahterakan pendidik serta dinilai tidak sejalan dengan semangat UUD 1945.
Itu tadi beberapa fakta dan kontroversi Sri Mulyani yang terdampak reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Harapan Pengusaha Kepada Menteri Keuangan Baru Purbaya Yudhi
-
Histori Respon Pasar Pasca Reshuffle Menteri Keuangan: Disiplin Fiskal dan Sentimen
-
Benarkah 'Era Jokowi' Sudah Usai? 5 Fakta Reshuffle Prabowo, Diawali Depak Sri Mulyani
-
Istana Bantah Reshuffle Kabinet Ajang 'Operasi Bersih-bersih' Orang Jokowi
-
Sri Mulyani Di-reshuffle, Dharma Pongrekun Sempat Singgung Sistem Dajjal
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil