- DPRD DKI masih membahas rencana penurunan tunjangan perumahan
- Semua fraksi sepakat evaluasi perlu dilakukan secara hati-hati dan matang
- Keputusan diambil merespons protes publik dan tuntutan mahasiswa
Suara.com - Rencana DPRD DKI Jakarta untuk menurunkan nominal tunjangan perumahan anggotanya masih belum final.
Meski menuai sorotan publik, para wakil rakyat mengaku perlu waktu untuk membahas kebijakan tersebut dengan matang.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan pihaknya tidak akan gegabah dalam menentukan besaran tunjangan baru.
"Intinya kita bersepakat dulu bahwa siap dievaluasi. Namun kan perlu kehati-hatian. Enggak mungkin buru-buru, gak mungkin cepat-cepat. Kalau buru-buru, nanti salah lagi," kata Baco di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/9).
Baco memastikan bahwa semua fraksi sudah satu suara terkait evaluasi tunjangan perumahan.
Hanya saja, pembahasan teknis bersama pemangku kepentingan terkait masih berlangsung.
"Lagi dibahas supaya bisa dapat hasil yang benar-benar sesuai dengan ketentuan dan harapan masyarakat," ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, DPRD ingin keputusan soal tunjangan tidak lagi menimbulkan polemik baru di kemudian hari.
"Daripada nanti ada revisi berkali-kali, mending kita siapkan matang-matang baik-baik supaya lengkap," lanjutnya.
Baca Juga: Rencana 'Privatisasi' PAM Jaya Mentok di DPRD, Fraksi-Fraksi Khawatir Air Bersih Jadi Ladang Bisnis
Isu tunjangan perumahan DPRD DKI mencuat setelah sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial Demokrasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9).
Aksi itu terjadi hanya beberapa hari setelah DPR RI juga disorot publik akibat kenaikan tunjangan perumahan anggota parlemen Senayan.
Demonstrasi di Jakarta pun berlangsung sekitar satu jam dan menarik perhatian anggota dewan.
Sejumlah perwakilan mahasiswa kemudian diajak beraudiensi dengan pimpinan DPRD.
Dalam pertemuan itu, mereka menegaskan keberatan atas besaran tunjangan yang dinilai terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Menjawab tuntutan tersebut, Basri Baco mengaku seluruh fraksi di DPRD DKI siap mengakomodasi keberatan publik.
"Kami siap untuk dievaluasi mengenai tunjangan perumahan disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada sekarang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Baco.
Sebagai informasi, besaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 415 Tahun 2022 yang diteken oleh mantan Gubernur Anies Baswedan.
Dalam aturan itu, pimpinan DPRD mendapat tunjangan sebesar Rp 78,8 juta per bulan termasuk pajak, sementara anggota DPRD memperoleh Rp 70,4 juta per bulan termasuk pajak.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Pimpinan DPR: Tunjangan Rumah Rp 50 Juta per Bulan, Dibayar Setahun Buat Kontrak 5 Tahun
-
DPRD DKI Jakarta Komitmen Percepat Revisi Perda Pelestarian Budaya Betawi
-
Ragunan Buka Malam? DPRD DKI Ajukan Syarat Ketat!
-
Wacana Ragunan Buka Malam, DPRD Ultimatum Pramono Anung: Jangan Mimpi Naikkan Harga Tiket!
-
DPRD PSI Geram: Jakarta Macet Parah, Ekonomi Terancam! Sindir Gubernur yang Terlena Data
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser