- Kecelakaan maut antara Honda Jazz dan truk terjadi di Tol Cipularang.
- Dua orang tewas dan satu luka berat akibat kecelakaan.
- Diduga, Honda Jazz melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tabrakan.
Suara.com - Kasus kecelakaan maut lalu di jalan tol kembali terjadi. Kali ini, mobil truk wing box dan mobil Honda Jazz terlihat kecelakaan yang menyebabkan dua orang dinyatakan tewas dan satu orang lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan ini pun membuat media sosial ramai dengan unggahan foto dan video kejadian yang terekam kamera dashcam mobil lain.
Akun Jabodetabek24info bahkan membagikan video yang menggambarkan kondisi tabrakan dan suasana di lokasi kejadian dan memperlihatkan lambatnya reaksi banyak pengemudi serta bahaya lajur satu jika dilewati sembarangan.
Satu korban luka berat pun segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat, sedangkan jenazah dua korban dibawa ke Pos Laka Lantas Cikamuning untuk keperluan penyelidikan dan dokumentasi lebih lanjut.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah 5 fakta selengkapnya.
1. Lokasi dan Waktu Kejadian
Kecelakaan terjadi pada Senin, 8 September 2025, sekitar pukul 10.45 WIB, di Km 111 Tol Cipularang, jalur dari Bandung menuju Jakarta. Lokasi ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang sering padat dan kontur lajur yang menuntut kewaspadaan ekstra.
2. Korban: Dua Orang Tewas dan Satu Luka Berat
Terdapat dua korban jiwa dalam kecelakaan ini yaitu pengemudi mobil Jazz dan satu penumpang lain yang diketahui duduk di kursi depan. Sedangkan satu orang lagi yang juga merupakan penumpang mobil Jazz mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dua jenazah selanjutnya dibawa ke Pos Laka Lantas Cikamuning.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Lamborghini: Oleng Kiri-Kanan, Pengemudi Terancam Sanksi Ganda
Pengemudi truk wing box pun juga selamat.
3. Identitas Kendaraan dan Pengemudi Terungkap
Kecelakaan melibatkan sebuah truk wing box bernomor polisi W - 8292 - UQ, dikemudikan oleh Abas Basuki, serta Honda Jazz bernomor F - 1264 - GZ, dikemudikan oleh Anissa Nadya Sukma. Kedua kendaraan bergerak dari arah Bandung menuju Jakarta. Diduga, pengemudi mobil Jazz tidak mengantisipasi jarak dan kecepatan mobil sehingga menabrak bagian belakang truk yang dikendarai oleh Abas hingga ringsek.
4. Kronologi Singkat Kecelakaan
Menurut keterangan anggota PJR Cipularang, Aipda Andhim, Honda Jazz menabrak bagian belakang truk ketika tiba-tiba melintas dari belakang pada lajur satu. Kecelakaan terjadi saat Jazz mencoba mendahului, tetapi kemudian menabrak secara frontal bagian belakang truk. Usai tabrakan, kedua kendaraan melaju dan menepi di bahu jalan.
Sumber tambahan dari unggahan di Instagram menyebutkan bahwa berdasarkan rekaman dashcam, Jazz melaju kencang usai mendahului truk, beberapa menit sebelum kecelakaan terjadi. Dugaan sementara kecepatan tinggi mobil Jazz memungkinan berperan dalam parahnya tabrakan.
Berita Terkait
-
Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Mobil Tertabrak Kereta Api Ranggajati di Probolinggo
-
Sejumlah Mobil Alami Ban Bocor saat Melintas di Tol Cipularang, Pengelola Dituntut Ganti Rugi
-
8 Korban Helikopter Jatuh di Hutan Kalsel Diidentifikasi, Dua Warga Riau
-
Terungkap! Rontgen Gigi Hingga Tato Bantu Identifikasi WNA Korban Helikopter Kalsel
-
Sopir Transjakarta Meleng hingga Seruduk Toko di Jalan Minangkabau Jaksel, Begini Kronologinya!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT