- Sjafrie mengatakan rencana pemidanaan Ferry Irwandi oleh aparat TNI merupakan ranah operasional
- Sjafrie mengingatkan bahwa TNI memiliki tingkatan kewenangan yang sudah diatur
- Sjafrie memastikan dirinya tetap fokus menjalankan tugas koordinasi di bidang politik, hukum, dan keamanan.
Suara.com - Menteri Pertahanan yang juga menjabat Menko Polkam ad interim, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan urusan rencana pemidanaan selebgram sekaligus aktivis Ferry Irwandi oleh aparat TNI merupakan ranah operasional.
Saat ditanya soal langkah TNI yang sempat mendatangi Polda Metro Jaya, Sjafrie enggan banyak berkomentar.
Ia menyebut hal tersebut bukan kewenangan dirinya sebagai pembuat kebijakan di level nasional.
"Ya itu operasional, silahkan ke Panglima TNI yang menangani operasional. Kalau yang berhubungan dengan kebijakan nasional boleh tanya sama saya," ujar Sjafrie dalam keketerangannya.
Sjafrie mengingatkan bahwa TNI memiliki tingkatan kewenangan yang sudah diatur. Karena itu, ia menyerahkan urusan teknis lapangan kepada Panglima TNI.
Di satu sisi, ia mengakui memang sudah mengetahui rencana tersebut dari pemberitaan media massa.
"Saya nonton di televisi, tapi saya serahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI. Kita mempunyai strata-srata pendelegasian berwenang," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie memastikan dirinya tetap fokus menjalankan tugas koordinasi di bidang politik, hukum, dan keamanan.
Menurutnya, koordinasi di tingkat kementerian akan terus berjalan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Profil Muthia Nadhira: Istri Ferry Irwandi yang 'Sindir' Suami, Ternyata Penyanyi Jazz Bertalenta
Ia juga berpesan agar seluruh pihak tetap menjaga komunikasi dan memahami batasan kewenangan masing-masing.
"Saya minta bantuan semuanya untuk terus berkomunikasi," tuturnya.
Sebelumnya Dansatsiber TNI, Brigjen Juinta Omboh Sembiring mengaku kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi soal dugaan pelanggaran pidana yang melibatkan Ferry Irwandi.
Namun, Juinta tidak menjelaskan secara detail apa pelanggaran yang dilakukan mantan PNS Kemenkeu itu. Dia hanya menyebut jika pelanggaran yang diduga melibatkan Ferry Irwandi ditemukan lewat patroli siber TNI di media sosial.
Juinta Omboh memastikan bahwa pihaknya tidak akan main-main dan akan menempuh jalur hukum secara penuh untuk menuntaskan dugaan ini.
"Kami tentunya mengedepankan hukum, sehingga atas dugaan tindak pidana tersebut kami akan melakukan langkah-langkah hukum," ujarnya.
Lebih lanjut, Juinta juga mengaku sudah sempat mencoba menghubungi Ferry Irwandi untuk berdiskusi soal algoritma. Namun, upaya itu diklaim tidak digubris oleh Ferry.
“Saya coba konsultasi, karena dia berbicara masalah algoritma dan lain-lain, saya sebagai Dansatsiber juga memiliki hal seperti itu. Saya coba kontak, staf saya suruh, tidak bisa," ujarnya.
Berita Terkait
-
Era Budi Gunawan Berakhir, Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Terima Kasih, Langsung Ambil Kendali
-
Terkuak! Brigjen Juinta Omboh Ternyata Mau Polisikan Ferry Irwandi tapi Gagal, Apa Alasannya?
-
Disorot 3 Jenderal TNI, Ferry Irwandi Bantah Tuduhan Pidana dan Siap Hadapi Hukum
-
Resmi Jadi Menko Polkam Ad Interim, Ini Rekam Jejak Mentereng Sjafrie Sjamsoeddin di Militer
-
Profil Muthia Nadhira: Istri Ferry Irwandi yang 'Sindir' Suami, Ternyata Penyanyi Jazz Bertalenta
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak