Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial TikTok dengan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto menemui massa demonstran dan menyampaikan permintaan maaf.
Klaim ini dibagikan akun “ramah_room” pada Senin, 1 September 2025, melalui unggahan video disertai narasi:
“Pak Prabowo temui pendemo meminta maaf, bapak Prabowo tidak bisa membubarkan DPR, yang hanya bisa membubarkan DPR hanya rakyat.”
Unggahan tersebut menjadi viral.
Hingga Selasa, 9 September 2025, konten itu sudah memperoleh sekitar 73.600 tanda suka, 2.500 komentar, serta 2.200 kali dibagikan ulang.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri cuplikan video tersebut menggunakan Google Lens.
Hasil pencarian menuntun ke tayangan di kanal YouTube KOMPASTV berjudul:
“LIVE – Presiden Prabowo Lepas Karnaval HUT ke-80 Kemerdekaan RI”.
Dalam video itu terlihat bahwa momen sebenarnya adalah dokumentasi perayaan HUT ke-80 RI di Monas, Jakarta, pada 17 Agustus 2025, di mana Presiden Prabowo hadir untuk melepas karnaval kemerdekaan.
Tidak ada bagian yang menunjukkan Presiden Prabowo menemui pendemo, apalagi menyampaikan permintaan maaf seperti klaim dalam unggahan TikTok.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Ada PHK Massal di PT Gudang Garam?
Untuk memperkuat verifikasi, TurnBackHoax juga menelusuri klaim dengan kata kunci “Prabowo menemui pendemo dan meminta maaf” di Google.
Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid maupun pemberitaan kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Dapat disimpulkan video dengan klaim “Presiden Prabowo temui pendemo dan meminta maaf” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).
Konteks asli video adalah potongan dokumentasi Prabowo menghadiri perayaan HUT ke-80 RI di Monas pada 17 Agustus 2025, bukan peristiwa demonstrasi.
Tidak ada bukti atau pemberitaan kredibel yang mendukung klaim bahwa Presiden Prabowo menemui pendemo dan meminta maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua