- Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Memicu Perdebatan Publik
- Argumen Menkeu Didasarkan pada Pengalaman dan Keahlian Pribadi
- Reaksi Publik Cenderung Skeptis dan Sinis
Suara.com - Panggung politik Indonesia kembali dihebohkan oleh pernyataan seorang menteri baru. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, suksesor Sri Mulyani, langsung menggebrak dengan pernyataan bernada overconfidence yang menjamin Indonesia akan aman dari ancaman krisis ekonomi global, dengan satu alasan utama dirinya.
Pernyataan ini dilontarkan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Putri Tanjung dan sontak viral, membelah opini publik antara optimisme dan cibiran tajam.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @undercover.id, Menkeu Purbaya dengan sangat percaya diri menepis kekhawatiran publik, khususnya anak muda, mengenai potensi badai ekonomi.
Ia mengklaim memiliki keahlian yang lebih dari cukup untuk menahkodai ekonomi Indonesia.
"Jadi anda, temen-temen muda, gak usah takut. Saya udah jago, apalagi yang lain-lain. Kalau kita jago me-manage itu, gak usah takut," ucap Menkeu Purbaya, dilansir dari unggahan tersebut, Rabu 10 September 2025.
Ia bahkan secara spesifik menyentil konten-konten pesimistis di media sosial yang menurutnya tidak berdasar, karena dibuat oleh orang yang tidak memahami struktur ekonomi.
"Jadi yang dibilang di TikTok, anak-anak muda yang bilang Indonesia suram itu salah. Karena mereka gak ngerti struktur ekonomi dan bagaimana cara memperbaikinya. Nah, kebetulan saya tau, jadi selama ada saya, tenang-tenang aja lah," ungkapnya.
Saat didesak oleh Putri Tanjung apakah ia bisa menjamin Indonesia akan aman, Purbaya menjawab dengan tegas. Jaminannya, kata dia, didasarkan pada pengalaman Indonesia yang telah terbukti tangguh melewati empat krisis besar.
"Saya bisa menjamin bahwa kita sudah belajar dari 4 krisis: 1998, 2008-2009, 2015, sama 2020," jawab Purbaya.
Baca Juga: Lepasin Aja Lagi!: Ironi Penegak Hukum dan Jeritan Keadilan di Cikarang Utara yang Bikin Geram
Ia mencontohkan krisis dahsyat akibat pandemi COVID-19 pada 2020, di mana menurutnya Indonesia berhasil bertahan berkat manajemen ekonomi yang bagus.
"Dibanding negara lain masih lumayan dan dipuji-puji. Jadi kita punya kekuatan yang orang gak tau, yang kita sudah pelajari dari krisis-krisis sebelumnya," pungkasnya.
Pernyataan "Saya udah jago" ini langsung menjadi bahan perbincangan panas di kolom komentar. Reaksi warganet terbelah tajam.
Ada yang menaruh harapan dan menantangnya untuk membuktikan ucapannya:
"BIASANYA ORANG BEGINI BISA MEMBUKTIKAN, GAASS PAK KITA MAU LIHAT KINERJANYA," cuit akun @ch***i_.
Namun, lebih banyak yang merespons dengan skeptis dan sindiran pedas, meragukan klaimnya dan mengaitkannya dengan rekam jejak lain:
Tag
Berita Terkait
-
Lepasin Aja Lagi!: Ironi Penegak Hukum dan Jeritan Keadilan di Cikarang Utara yang Bikin Geram
-
Dua 'Pangeran' Kemenkeu: Yudo Sadewa di Ambang Nasib seperti Mario Dandy?
-
Yudo Anak Menkeu Purbaya Jadi Nasabah BCA Prioritas, Saldo Minimalnya Gak Main-Main
-
Menkeu Baru Diminta Stop Naikkan Cukai, Fokus Berantas Rokok Ilegal
-
Viral Warga Tangkap Maling tapi Tak Diproses Polisi karena Tak Ada LP: Udah Lepasin Lagi Aja
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok