Akuisisi ini mempertegas ambisinya untuk merambah berbagai sektor, dari perdagangan umum, distribusi, online trading, hingga teknologi informasi.
Langkahnya di bursa saham semakin mencolok pada pertengahan 2024. Rudy Tanoe melepas 242,10 juta lembar saham ZBRA dalam serangkaian transaksi pada 9, 11, dan 12 Juli 2024.
Dengan harga penjualan di kisaran Rp378 hingga Rp400 per lembar, ia berhasil mengantongi dana segar senilai Rp 91,74 miliar. Aksi divestasi ini menunjukkan kelihaiannya dalam mengelola portofolio investasi di tengah fluktuasi pasar modal.
Namun, di balik gemerlap ekspansi, kerajaan bisnis Rudy Tanoe juga menghadapi badai. Pada akhir 2024, PT Dos-Ni-Roha (DnR) digugat oleh salah satu krediturnya, PT B. Braun Medical Indonesia, yang mendaftarkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Gugatan itu muncul karena DNR gagal melunasi utang usaha senilai Rp199,3 miliar.
Data keuangan konsolidasi DnR per 30 September 2024 justru menyingkap kondisi lebih memprihatinkan. Total utang bank perusahaan mencapai Rp834,3 miliar, dengan kerugian membengkak hingga Rp260,5 miliar.
Ironisnya, jumlah utang yang dipermasalahkan dalam PKPU (Rp199,3 miliar) hampir setara dengan estimasi kerugian negara dalam kasus korupsi bansos yang menyeret nama Rudy Tanoe, yakni Rp200 miliar.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar tentang kesehatan finansial kerajaan bisnis Rudy Tanoe, yang sebelumnya dipercaya pemerintah dalam penyaluran bantuan vital bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
KPK Panggil Kakak Hary Tanoe dalam Kasus Bansos Hari Ini
-
KPK Tancap Gas Sidik Korupsi Bansos, Meski Rudi Tanoe Terus Ajukan Praperadilan
-
KPK Beberkan Peran Rudy Tanoesoedibjo di Dugaan Korupsi Bansos, Kuasa Hukum Justru Bersikap Begini!
-
Korupsi Bansos Beras: Kubu Rudy Tanoesoedibjo Klaim Sebagai Transporter, KPK Beberkan Bukti Baru
-
KPK Dinilai 'Main Satu Arah', Tim Hukum Rudy Tanoe Tuntut Pembatalan Status Tersangka
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas
-
Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini