- Perampasan Mobil Gagal di Bandara Sultan Hasanuddin
- Aksi Kejar-kejaran Viral di Media Sosial
- Kendaraan Korban Sudah Dievakuasi, Motif Masih Diselidiki
Suara.com - Suasana di jalur masuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mendadak ricuh pada Rabu, 10 September 2025 siang.
Sejumlah pengendara dibuat panik sekaligus heran saat melihat seorang pria berjilbab putih berlari dikejar banyak orang.
Tidak lama kemudian, pria itu ditangkap dan menjadi bulan-bulanan massa.
Belakangan diketahui, pria tersebut mencoba merampas mobil milik seorang pegawai Otoritas Bandara.
Dengan menyamar sebagai perempuan, lengkap dengan pakaian muslimah dan kerudung putih, ia meminta tumpangan dari pengemudi yang ternyata adalah DP, pegawai bandara yang saat itu tengah menuju kantornya.
Kapolsek Bandara Sultan Hasanuddin, Iptu Asri Arif menjelaskan, kronologi bermula ketika pelaku menghentikan mobil Mitsubishi Pajero Sport putih yang dikendarai korban.
Dengan tampilan menyerupai "ukhti" yang hendak masuk bandara, ia meminta ikut menumpang.
"Pelaku menyamar memakai pakaian perempuan dengan kerudung. Ia meminta tumpangan kepada korban yang memang bekerja di dalam kompleks bandara," kata Asri saat dikonfirmasi, Kamis, 11 September 2025.
Awalnya korban tidak curiga. Ia membiarkan pelaku naik ke kursi penumpang belakang.
Baca Juga: Fakta Mengerikan Kebakaran Maut di Gunung Putri: Ternyata Ulah Cucu yang Sakit Hati Sering Dimarahi
Namun, kata Asri, situasi berubah menegangkan ketika mobil melintas di gerbang tol masuk bandara.
Pelaku tiba-tiba meminta korban untuk memutar balik kendaraan.
Korban yang merasa aneh menolak permintaan itu. Seketika pelaku langsung mencekik leher korban dari kursi belakang.
DP yang panik berusaha melepaskan diri. Ia akhirnya menghentikan mobil di pinggir jalan dan berlari keluar sambil berteriak minta pertolongan.
Melihat korban kabur, pelaku mengambil alih kemudi mobil dan melajukannya ke arah kawasan bandara. Namun niatnya melarikan diri tidak berjalan mulus.
"Pelaku tidak bisa menguasai kendaraan hingga akhirnya menabrak pohon di median jalan," jelas Asri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara