- Menteri HAM usulkan DPR bangun lapangan khusus untuk demonstrasi.
- Tujuannya agar aksi unjuk rasa tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.
- Usulan ini belum resmi, masih menunggu respons dari pihak DPR.
Suara.com - Usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai agar DPR menyediakan lapangan khusus demonstrasi hingga kini masih berstatus wacana.
Pigai mengonfirmasi bahwa dirinya belum secara resmi mengajukan hal tersebut dan kini menunggu respons dari parlemen.
"Belum. Namanya juga usulan. Ini usulan ya. Ini baru usulan," ujar Pigai di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Pigai menyerahkan sepenuhnya kepada DPR, khususnya Komisi III, untuk mengambil inisiatif jika usulannya dianggap menarik untuk dibahas dalam rapat resmi.
"Tergantung DPR yang minta. Kalau Komisi III memanggil, meminta, ya bagus," ujarnya.
Meski baru sebatas ide, Pigai meyakini gagasannya penting untuk membuka ruang demokrasi yang lebih beradab.
Usulan ini lahir dari keprihatinan melihat aksi unjuk rasa yang seringkali mengganggu ketertiban umum.
"Kantor besar seperti DPR RI, halaman luas jangan sampai masyarakat demonstrasi di pinggir jalan, mengganggu kenyamanan orang. Sebaiknya dibuat lagi halaman depan, dibuatkan supaya (menampung) 1.000-2.000 orang," kata Pigai beberapa waktu lalu.
Ia tetap optimistis dan menyambut baik respons positif awal dari beberapa anggota dewan.
Baca Juga: MenHAM Natalius Pigai Usul DPR Bikin Lapangan Tampung Massa Pendemo: Kalau di Jalan Bikin Macet!
"Saya bahagia karena ruang demokrasi dibuka. Rakyat memang harus diberi tempat dan ruang. Negara berhak dan berkewajiban menyediakan ruang demokrasi bagi rakyat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur