- Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi 2025 yang memprioritaskan pekerja lepas tanpa kontrak, seperti pengemudi ojek daring dan sejenisnya.
- Pekerja informal akan menerima bantuan berupa diskon iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga 50% serta program perbaikan kualitas permukiman dan perumahan.
- Paket stimulus ini didukung oleh kebijakan pemindahan dana Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke enam bank nasional untuk memperkuat likuiditas dan mendorong sektor riil.
Suara.com - Fithra Faisal, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), mengumumkan bahwa paket stimulus ekonomi 2025 yang diluncurkan oleh pemerintah akan memprioritaskan kelompok pekerja lepas tanpa kontrak.
Para pekerja ini, termasuk pengemudi ojek daring dan pekerja sejenis, menjadi salah satu penerima manfaat utama dari program tersebut.
Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/9/2025), Fithra menjelaskan bahwa paket stimulus ini sangat komprehensif, terdiri dari delapan program akselerasi, empat program lanjutan, dan lima program untuk penyerapan tenaga kerja.
"Insentif dari stimulus ekonomi ini juga melindungi pekerja informal. Mereka mendapat perhatian khusus dari pemerintah," kata Fithra.
Bantuan dan Insentif untuk Pekerja Informal
Salah satu program akselerasi yang disiapkan adalah bantuan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi pekerja transportasi daring (ojol), ojek pangkalan, sopir, kurir, dan pekerja logistik.
Jadi, bukan dalam bentuk bantuan sosial (bansos) seperti pencairan dana langsung atau sebagainya. Melainkan berupa diskon iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga 50% selama enam bulan, dengan target mencapai 731.361 penerima.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program perbaikan kualitas permukiman bagi para pekerja lepas atau gig worker.
Program perumahan ini akan dijalankan di sejumlah daerah percontohan, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Batam.
Baca Juga: Ekonom: Jangan Ada Agenda Politis di Demo Ojol 17 September
"Untuk gig economy yang mayoritas berada di sektor informal, mereka diprioritaskan untuk mendapatkan perumahan yang layak," ujar Fithra, dikutip dari Antara.
Menurutnya, paket stimulus ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru melalui berbagai program, seperti program magang, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Paket stimulus ini didukung oleh kebijakan keuangan yang solid, yaitu pemindahan dana sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke enam bank nasional untuk memperkuat likuiditas.
Langkah ini, kata Fithra, bertujuan untuk memperbaiki likuiditas dan menyalurkannya ke sektor riil.
"Percuma kalau kita membanjiri likuiditas, tetapi sektor riil belum bergeliat. Karena itu, pemerintah melakukan akselerasi ini untuk membuka ruang-ruang ekonomi," jelasnya.
Secara keseluruhan, paket stimulus ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran masyarakat dengan mencakup seluruh aspek, mulai dari kesejahteraan, ketersediaan lapangan kerja, hingga dukungan terhadap sektor riil.
Berita Terkait
-
Massa Ojol Bentangkan Spanduk di DPR: Potongan 10 Persen Harga Mati, Bukan Kawan Kami yang Dimatikan
-
5 Motor Ojol Paling Irit 2025 yang Sudah Punya Charger Bawaan, dari Yamaha hingga Honda Semua Ada
-
Profil Menhub Dudy Purwagandhi yang Jadi Sasaran Demo Ojol Hari Ini
-
Bawa 7 Poin Tuntutan, Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Aksi Ojol di Depan Gedung DPR RI
-
Demo Ojol 17 September: Sebagian Driver Menolak Ikut, Curiga Ditunggangi Kepentingan Politik
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!