- Jokowi Gabung Elite Global Bloomberg.
- Alasan Jokowi Dipilih Jadi Penasihat Ekonomi Dunia di Bloomberg
- Bloomberg New Economy tunjuk Jokowi sebagai penasehat.
Suara.com - Penunjukan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy menjadi perbincangan hangat.
Keputusan yang diumumkan pada 9 April 2025 di New York ini menempatkan Jokowi di lingkaran para pemikir dan pengambil kebijakan paling berpengaruh di dunia.
Namun, apa sebenarnya Bloomberg New Economy itu? Lebih dari sekadar forum biasa, platform ini memiliki misi ambisius untuk membentuk masa depan ekonomi global.
Berikut adalah enam fakta penting yang perlu Anda ketahui.
1. Didirikan untuk Menghadapi Pergeseran Kekuatan Ekonomi Dunia
Bloomberg New Economy bukanlah forum yang sudah ada sejak lama. Inisiatif ini baru didirikan pada tahun 2018 oleh Mike Bloomberg.
Tujuannya sangat spesifik menjadi jembatan dialog untuk menghadapi pergeseran kekuatan ekonomi global yang masif.
Platform ini mengakui bahwa pusat gravitasi ekonomi dunia tidak lagi terpusat di Barat, melainkan bergerak cepat ke negara-negara berkembang di Timur dan Selatan.
Fokus utamanya adalah memastikan transisi ini berjalan adil dan menghasilkan kemakmuran bersama.
Baca Juga: Intip Riwayat Pendidikan 3 Menantu Jokowi, Siapa Paling Mentereng?
2. Diisi oleh Lingkaran Elite Berpengaruh dari Berbagai Sektor
Dewan Penasihat Global ini bukanlah kumpulan nama sembarangan. Posisinya dipimpin oleh dua tokoh kelas berat, Gina Raimondo mantan Menteri Perdagangan AS dan Mario Draghi mantan Perdana Menteri Italia yang juga pernah memimpin Bank Sentral Eropa.
Jokowi berada di dewan yang sama dengan nama-nama besar lainnya, seperti Gita Gopinath (orang nomor dua di IMF), Noubar Afeyan (pendiri Moderna), dan Marc Rowan (CEO Apollo Global Management).
Keanggotaan lintas sektor ini dari pemerintahan, keuangan, hingga teknologi dirancang untuk menghasilkan solusi yang komprehensif.
3. Punya Misi Ambisius: Menjawab Tantangan Terbesar Planet
Fokus dewan ini sangatlah luas dan krusial. Mereka tidak hanya membahas ekonomi makro, tetapi juga ditugaskan memberi masukan strategis untuk empat tantangan terbesar zaman ini.
Berita Terkait
-
Siapa Dokter Tifa? Dulu Soroti Ijazah Jokowi, Kini Kritik Pendidikan Gibran
-
Geger Rocky Gerung Ramal Duet Gibran-Jokowi di 2029: Sah Secara Undang-undang Dasar!
-
Rocky Gerung Sebut Gibran Anak Kecil, Walk Out dari Acara TV Usai Debat Skenario Jokowi Wapres 2029
-
Heboh! Video Wanita Kebal Pukulan dan Tendangan, Lawan Terpental Tanpa Disentuh
-
Cek Pendidikan 3 Anak Jokowi: Ijazah Gibran Diributin, Ada yang IPK S2 Nyaris Sempurna
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi