Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar X pada 27-29 September 2025 di Jakarta. Dalam acara penutupan forum tertinggi partai tersebut, PPP berencana mengundang Presiden terpilih Prabowo Subianto serta sejumlah ketua umum partai politik lain.
Undangan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan bagi ketua umum PPP yang baru terpilih.
Politisi PPP Usman M Tokan, mengungkapkan bahwa pembukaan Muktamar X akan berlangsung secara internal dan sederhana di Hotel Mercure Jakarta, tanpa publikasi besar-besaran. Langkah ini diambil untuk menjaga suasana damai dan sejuk, mengingat kondisi kebangsaan saat ini.
"Nanti penutupan kita undang presiden kalau berkenan hadir. Insya Allah kita juga undang ketua umum partai lain untuk memperkenalkan ketua umum baru," ujar Usman kepada wartawan pada Kamis (25/9/2025).
Acara pembukaan diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.500 orang, terdiri dari lebih dari 1.200 peserta dengan hak suara, serta peninjau dan undangan lainnya.
"Kami tidak ingin kegiatan ini bersifat dipublikasikan besar-besaran, misalnya pasang bendera. Jadi suasananya dibuat sejuk, damai, dan tidak mengundang orang luar,” katanya.
Dalam persiapan Muktamar X, kandidat ketua umum PPP periode 2025–2030 kini mengerucut pada tiga nama. Mereka adalah Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie.
Muhammad Mardiono disebut-sebut memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan, bahkan secara aklamasi, karena didukung oleh 33 wilayah.
"Pertama Bapak Mardiono yang didukung oleh 33 wilayah, sehingga berkesempatan bisa menang, bahkan mungkin bisa jadi aklamasi," terang Usman.
Baca Juga: Mardiono Tanggapi Munculnya Calon Ketum Eksternal: PPP Punya Mekanisme dan Konstitusi Baku
Sementara itu, Agus Suparmanto menjadi pesaing kuat karena mendapat dukungan dari mantan Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Gus Rommy.
Di sisi lain, Husnan Bey Fananie juga aktif menegaskan niatnya maju sebagai ketua umum, bahkan telah menyiapkan tim hukum untuk mengawal pelaksanaan muktamar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang