-
Isu ijazah palsu Gibran Rakabuming bukanlah tudingan yang baru.
-
Ia membuktikan keasliannya dengan menunjukkan ijazah asli ke publik.
-
Gibran menganggap tudingan tersebut hanya sebagai hiburan semata.
Suara.com - Belakangan, isu ijazah palsu Gibran Rakabuming ramai diperbincangkan setelah data KPU menunjukkan Wakil Presiden RI tersebut lulusan UTS Insearch, Sydney, Australia yang dianggap setingkat SMA.
Namun, tundingan ijazah palsu ini ternyata bukan pertama kalinya diterima oleh Gibran Rakabuming.
Sebelum terpilih sebagai Wakil Presiden RI, ijazah sekolah Gibran Rakabuming sudah dituding palsu.
Namun, anak sulung Jokowi ini sempat memberikan klarifikasi sekaligus menyerahkan bukti ijazah aslinya ke Balai Kota Solo.
Saat itu, kedatangan Gibran Rakabuming di Balai Kota Solo disambut oleh wartawan yang menanyakan ijazah sekolahnya.
Sambil mengeluarkan map berisi ijazahnya, ia merespons dengan gaya khasnya yang informal dan meminta agar momen tersebut tidak direkam secara formal untuk menciptakan suasana yang lebih cair.
"Ini ijazah, gak usah direkam ya. Kita ngomong kayak manusia biasa aja, jangan direkam," ujar Gibran Rakabuming sambil menunjukkan ijazah yang dibawanya ke Balai Kota Solo ke wartawan 1 tahun lalu dilansir dari unggahan TikTok @maddjanies2 pada Selasa 23 September 2025.
Kala itu, Gibran sengaja menunjukkan ijazah aslinya ke Balai Kota Solo dan para wartawan, supaya polemik soal ijazah palsunya tak berlarut-larut.
Namun, Gibran sempat berargumen seharusnya hal tersebut sudah menjadi masalah sejak awal karier politiknya, terutama saat proses pendaftaran calon wakil presiden RI.
Baca Juga: Kontras Hidup Tasya Farasya, Hotel Rp 75 Juta per Malam dan Tuntut Nafkah Rp100 Perak
"Ya biar cepat selesai, ya kan memang ijazahnya asli. Kalau palsu kan harusnya dipermasalahkan dari awal waktu pendaftaran," ujar Gibran Rakabuming.
Bahkan, Gibran Rakabuming juga mempersilahkan orang-orang yang meragukan ijazahnya asli untuk membawa dokumennya tersebut, asalkan tak sampai hilang.
"Makanya kan tak bawakan ijazahnya. Silahkan dibawa sendiri, tapi jangan dihilangkan ya," ujar Gibran.
Pada akhirnya, Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa serangan personal semacam ini tidak merugikannya sama sekali.
Ia memilih untuk melihatnya sebagai sebuah hiburan di tengah dinamika politik yang kerap memanas.
Gak (merugikan), saya anggap lucu-lucuan aja (tuduhan ijazah palsu)," ujar Gibran.
Berita Terkait
-
Sebut Sah Dimakzulkan, Roy Suryo Beberkan 'Dosa' Fatal Ijazah Gibran
-
Serangan 3 Penjuru Ijazah Gibran: Dituding Lulusan SD, Digugat Rp125 T, Diserbu Pakar Telematika
-
Gibran Dicap Langgar Privasi Saat Geledah Tas Murid Perempuan, Ternyata Ini Faktanya
-
Dokter Tifa Soal Ijazah SMP Gibran: Kalau Tak Bisa Dibuktikan, Indonesia Punya Wapres Lulusan SD!
-
MDIS Hanya Melayani Kursus atau Kuliah Penuh? Segini Biaya yang Dikeluarkan Gibran
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI