- Panen raya jagung di Riau menjadi bagian penting dari program swasembada pangan nasional
- Polda Riau bersama TNI, pemerintah daerah, dan pakar pertanian berkolaborasi mengembangkan pola budidaya jagung modern
- Kegiatan panen ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak seperti Bulog, Forkopimda, dan masyarakat
Suara.com - Polda Riau bersama unsur Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025.
Panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis mendukung swasembada pangan nasional, khususnya untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Riau.
“Panen kali ini bukan hanya sekadar hasil, tetapi juga langkah nyata memperkokoh fondasi ketahanan pangan di daerah kita,” ujar Irjen Herry.
Sepanjang kuartal ketiga tahun 2025, Polda Riau mengelola lahan jagung seluas 479,93 hektar. Dari jumlah tersebut, 127,68 hektar sudah berhasil dipanen. Hasil panen serentak di berbagai kabupaten/kota tercatat mencapai 18 ton jagung, dengan sekitar 2 ton berasal dari lahan 1,5 hektar di lokasi panen utama Pekanbaru.
Kapolda menjelaskan, program ini bukan berhenti di panen, melainkan juga mencakup pengembangan pola budidaya jagung. Bersama para pakar pertanian, Polda Riau sedang mengembangkan prototipe budidaya mulai dari persemaian, pemupukan, perawatan, hingga panen.
“Model ini akan kita latihkan kepada seluruh Kapolsek jajaran agar dapat diterapkan di wilayah masing-masing. Dengan begitu, hasil panen ke depan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Rencananya, pada kuartal keempat nanti, sekitar 500–600 hektar lahan tambahan yang sedang dalam tahap treatment akan mulai ditanami secara serentak pada pekan kedua Oktober 2025.
Selain fokus pada peningkatan hasil, Polda Riau bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait juga berkomitmen menjaga stabilitas harga pembelian pemerintah (HPP) agar tetap sesuai dengan ketentuan Badan Pangan Nasional.
Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, perwakilan Bulog, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian, unsur TNI, jajaran pejabat utama Polda Riau, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg
Menurut Irjen Herry, kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menjaga ketahanan pangan di daerah.
“Terima kasih atas kehadiran semua pihak. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja bersama, agar program ketahanan pangan dapat berjalan baik dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tutup Kapolda.
Berita Terkait
-
Sambut Panen Raya, Pemerintah Tugaskan Bulog Beli Gabah Petani Rp6.500/kg
-
Di Hadapan PBB Prabowo Klaim Indonesia Sudah Swasembada Beras: Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia
-
Bikin Polri Tercoreng: Bripka A Polisi di Riau, Ternyata Otak Jaringan Sabu 1 Kg
-
Mahasiswa Green Leadership Academy Tanam Semangat Baru di Tabung Harmoni Hijau
-
Gaungkan Green Policing, Kapolda Riau: Demi Keadilan Ekologis!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief