- Pencabutan kartu liputan Istana dilakhkan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) karena menganggap Diana bertanya di luar konteks.
- Yusuf menegaskan bahwa kartu liputan yang diambil oleh Biro Pers adalah kartu liputan khusus nagi wartawan yang bertugas Istana.
- Yusuf turut menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dan menyunjung kebebesan pers.
"Beliau tetap menyunjung, sangat menyunjung keterbukaan dan kebebasan pers," kata Yusuf.
Respons CNN Indonesia TV
Diana menyampaikam terima kasih atas pengembalian kartu liputan yang sempat ditarik oleh Biro Pers, Media, dan Informasi.
Ia juga menerima permintaan maaf dari pihak Biro Pers, Media, dan Informasi baik kepada dirinya maupun kepada CNN Indonesia TV.
"Aku kayanya cukup sih, tapi yang jelas berterima kasih juga kepada Biro Pers yang udah mau mengembalikan, berbesar hati tadi juga meminta maaf kepada saya dan juga CNN Indonesia. Bahwa pengembalian ID ini adalah suatu wujud teman-teman di Istana itu nanti akan ada jaminan ini adalah jadi yang terakhir ya Pak Yusuf," kata Diana.
"Tidak akan ada lagi yang namanya mungkin teguran-teguran kecil karena mungkin teman-teman di sini juga tahu bagaimana kita bekerja, itu pasti ada saling tarik-menarik di lapangan soal posisi, soal dorstop, soal materi doorstop. Tapi bagaimana ID ini yang merupakan akses untuk bisa liputan ke Istana itu, penarikannya akan jadi yang terakhir," tuturnya.
Senada, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV, Titin berkeyakinan permintaan maaf yang telah disampaikan akan diiringi dengan perbuatan lebih baik.
"Dan yang berikutnya adalah permohonan maaf yang disampaikan oleh Bu Erlin tadi bagi kami adalah satu ucapan yang kemudian pasti diikuti dengan perbuatan bahwa kemudian akan hubungan menjadi lebih baik lagi komunikasinya, kolaborasinya, kerja samanya," kata Titin.
Titin menyampaikan bahwa ada jaminan dari Biro Pers terhadap komunitas pers dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik di lingkungan Istana.
Baca Juga: Prabowo Kagum PKS Sodorkan Profesor ITB Masuk Kabinet, Siapa Orangnya?
"Yang berikutnya juga tentu ini yang tidak kalah penting dan mungkin sangat penting adalah jaminan teman-teman jurnalis yang meliput Istana kegiatan presiden mendapat jaminan untuk tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai Undang-Undang pers, kebebasan pers, kebebasan berpendapat, kebebasan bertanya tanpa terkecuali ya pak," kata Titin.
Berita Terkait
-
Ribuan Anak Keracunan MBG, Prabowo Perintahkan Semua Dapur Wajib Punya Test Kit
-
Istana Minta Maaf Usai Cabut Paksa ID Jurnalis CNN, Janji Tak akan Terulang Lagi
-
Ngaku Tak Dendam, Prabowo Blak-blakan: Anies yang Bantu Aku Menang karena Emak-emak Kasihan
-
Dari Koki Terlatih hingga Pasang CCTV, Ini Permintaan Prabowo Usai Dengar Laporan KLB dari BGN
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas
-
Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!
-
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak
-
Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?
-
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran