- Kementerian ESDM mempertimbangkan pembentukan lembaga baru khusus mengawasi penyaluran LPG 3 kg.
- Subsidi LPG 3 kg sangat besar—mencapai Rp 80 triliun hingga Rp 87 triliun per tahun.
- Bahlil menyebut rencana lembaga pengawas penyaluran LPG 3 kg masih dikaji di nternal, belum ada keputusan final.
Suara.com - Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tengah mempertimbangkan pembentukan lembaga baru yang secara khusus akan mengawasi penyaluran LPG 3 kg. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan subsidi senilai puluhan triliun rupiah tersebut tepat sasaran.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyoroti adanya ironi dalam sistem pengawasan subsidi energi saat ini. Ia membandingkan, subsidi BBM yang nilainya mencapai Rp 140 triliun hingga Rp 160 triliun per tahun diawasi oleh badan khusus, yaitu BPH Migas.
Sementara itu, subsidi LPG 3 kg yang nilainya juga sangat besar—mencapai Rp 80 triliun hingga Rp 87 triliun per tahun—pengawasannya masih berada langsung di bawah Kementerian ESDM tanpa badan khusus.
"Kami sedang mengkaji aturannya. Memang idealnya LPG ini juga diawasi oleh sebuah badan atau institusi yang cukup," kata Bahlil, dikutip pada Jumat (3/10/2025).
Badan Baru atau Perluas Wewenang BPH Migas
Bahlil menyebutkan ada dua opsi yang sedang dipertimbangkan pemerintah untuk membentuk lembaga pengawas tersebut. Pertama, membentuk badan ad hoc baru yang khusus menangani LPG 3 kg, kedua, memberikan tugas dan wewenang tambahan kepada BPH Migas untuk turut mengawasi LPG 3 kg.
Ia menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap diskusi dan kajian internal, sehingga belum ada keputusan final.
"Institusinya lagi sedang kami pikirkan. Apakah bisa BPH Migas atau kita membuat badan ad hoc-nya. Itu semua masih dalam diskusi. Dan sampai sekarang kajiannya belum rampung," kata Bahlil.
Baca Juga: BBM Langka, Kementerian ESDM Kaji Mekanisme Baru Pengadaan Bahan Bakar ke SPBU Swasta!
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda
-
Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi
-
Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian
-
Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor