- KAI Daop 1 memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Jatinegara.
- Penyesuaian pola operasi berupa BLB ini ditetapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas.
- Banyak rangkaian KAJJ yang akan melayani pemberhentian di Stasiun Jatinegara, baik keberangkatan maupun kedatangan.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta hadirkan kemudahan untuk calon penumpang KA pada dua hari, atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI.
Demi kelancaran mobilitas dan kenyamanan penumpang, KAI Daop 1 memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Jatinegara.
Inisiatif ini akan berlaku pada Jumat, 3 Oktober 2025, dan Minggu, 5 Oktober 2025, bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-80 TNI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa penyesuaian pola operasi ini bukan tanpa alasan.
“Penyesuaian pola operasi berupa BLB ini ditetapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas di sekitar Stasiun Gambir," ungkap Ixfan di Jakarta, Jumat.
Dengan adanya pemberhentian luar biasa ini, penumpang kini memiliki alternatif yang jauh lebih mudah untuk naik dan turun KA, terutama bagi Anda yang ingin menghindari kepadatan di area Stasiun Gambir saat acara berlangsung.
Ini adalah solusi dari KAI Daop 1 untuk memastikan perjalanan Anda tetap lancar dan menyenangkan!
Berikut Daftar Lengkap KA yang Berhenti di Jatinegara :
Catat baik-baik! Banyak rangkaian KAJJ yang akan melayani pemberhentian di Stasiun Jatinegara, baik keberangkatan maupun kedatangan.
Baca Juga: Profil Jeon Hye Bin: Artis Korea Kemalingan di Bali, Rugi Ratusan Juta
Pada Hari Jumat, 3 Oktober 2025, KAJJ yang Berangkat meliputi:
KA Argo Semeru (nomor 6), KA Purwojaya (50F), KA Parahyangan (132), KA Taksaka (46),KA Argo Bromo Anggrek (2), dan KA Argo Dwipangga (16).
Serta, KA Gunungjati (118), PLB Batavia (7006), KA Sembrani (40), KA Manahan (62), KA Cakrabuana (122),KA Purwojaya (58F),KA Taksaka (44), KA Brawijaya (38), dan KA Bima (8).
Sementara KAJJ yang Datang pada Jumat adalah:
KA Purwojaya (53F), KA Parahyangan Fakultatif (141F), KA Taksaka (43), KA Argo Lawu (13), dan KA Argo Bromo Anggrek (1).
Untuk Hari Minggu, 5 Oktober 2025, KAJJ yang Berangkat antara lain:
KA Argo Semeru (6), KA Purwojaya (50F), KA Purwojaya (58F), KA Purwojaya (54), KA Parahyangan (132), KA Taksaka (46), KA Taksaka (44),KA Taksaka (48) dan KA Argo Bromo Anggrek (2).
Dilanjutkan dengan, KA Argo Bromo Anggrek (4), KA Argo Dwipangga (16), KA Gunungjati (118), KA Gunungjati (120), PLB Batavia (7006),KA Sembrani (40),KA Sembrani (42),KA Manahan (62), KA Manahan (64), KA Cakrabuana (122), KA Cakrabuana (124),KA Brawijaya (38), KA Bima (8), KA Gajayana (36), KA Pandalungan (32), KA Argo Lawu (14) dan KA Argo Anjasmoro (30F).
Dan KAJJ yang Datang pada Minggu 5 Oktober 2025 adalah:
KA Purwojaya (53F),KA Parahyangan Fakultatif (141F), KA Taksaka (43), KA Argo Lawu (13), KA Argo Bromo Anggrek (1), KA Cakrabuana (123), dan KA Taksaka (47).
Ixfan menegaskan, “Kami harapkan pengguna jasa kereta api dapat memanfaatkan pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara agar perjalanan menuju atau dari Jakarta menjadi lebih lancar, khususnya di tengah adanya kegiatan besar perayaan HUT TNI ke-80.”
Untuk para calon penumpang Ppastikan Anda memeriksa kembali jadwal keberangkatan KA dan menyesuaikan titik naik atau turun Anda dengan adanya BLB di Stasiun Jatinegara. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil