- TNI menyiapkan 200 unit motor sebagai doorprize utama.
- Jenderal Agus Subiyanto menjanjikan puncak perayaan HUT TNI kali ini akan menjadi pesta rakyat yang tak terlupakan.
- TNI juga akan memanjakan pengunjung dengan makanan gratis dan kupon sembako.
Suara.com - Pada Minggu, 5 Oktober 2025 di Lapangan Silang Monas akan menjadi saksi kemeriahan akbar yang tak hanya menampilkan kekuatan militer, tetapi juga memanjakan masyarakat dengan berbagai hiburan dan hadiah fantastis.
Tak tanggung-tanggung, TNI di hari ulang tahun ke-80 besok menyiapkan 200 unit motor sebagai doorprize utama! Selain itu, ada pula lemari es, televisi, dan berbagai hadiah menarik lainnya yang siap dibawa pulang oleh masyarakat beruntung.
“Ada 200 motor, kemudian ada lemari es, kemudian TV. Saya rasa baguslah untuk masyarakat,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjanjikan puncak perayaan HUT TNI kali ini akan menjadi pesta rakyat yang tak terlupakan.
Masyarakat bisa menikmati beragam penampilan kesenian dari seluruh pelosok Indonesia, menyaksikan langsung pameran alat utama sistem senjata (alutsista) canggih, serta terpukau oleh parade dan defile yang memukau.
“Bisa dilihat masyarakat secara gratis,” ucapnya.
Bukan cuma itu, TNI juga akan memanjakan pengunjung dengan makanan gratis dan kupon sembako! Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan kemeriahan bersama, tanpa perlu khawatir soal biaya.
Panglima Agus berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan aman. “Mohon doanya supaya kegiatan besok berjalan lancar, aman,” ujarnya.
Dalam perayaan akbar ini, TNI akan memamerkan sekitar 1.047 alutsista darat, laut, dan udara, menunjukkan kekuatan pertahanan negara yang membanggakan.
Baca Juga: Prabowo Blusukan ke Monas, Cek Persiapan HUT ke-80 TNI
Tak hanya itu, sekitar 133.480 personel yang terdiri dari prajurit dan masyarakat sipil akan turut terlibat.
Mereka akan memainkan peran penting, mulai dari peserta upacara, simulasi tempur, pasukan penerjun, pilot tempur dan pesawat angkut, hingga awak alutsista yang akan berparade, serta pasukan pengamanan. (Antara)
Berita Terkait
-
Catatan Hitam KontraS di HUT TNI: Profesionalisme Tergerus, Pelibatan di Urusan Sipil Kian Meluas!
-
Ada HUT ke-80 TNI dan Dihadiri Prabowo, Tugu Monas Ditutup Sementara untuk Wisatawan Besok
-
Prabowo Bakal Hadiri HUT ke-80 TNI, Monas Ditutup untuk Wisatawan Minggu Besok
-
Prabowo Blusukan ke Monas, Cek Persiapan HUT ke-80 TNI
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Trump Klaim Menang Telak di Iran Saat Gencatan Senjata Mulai Berlaku Bagi Militer Amerika Serikat
-
China Veto Resolusi Selat Hormuz Karena Ogah Legalkan Aksi Militer Ilegal AS dan Israel
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai