- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta untuk membahas proposal pembangunan gedung tertinggi di ibu kota.
- Proyek ini direncanakan berada di Lot 1 kawasan SCBD, salah satu kawasan bisnis paling strategis di Jakarta Selatan.
- Purbaya menekankan pentingnya kesiapan Pemprov DKI untuk memulai pembangunan tahun ini agar kerjasama dapat direalisasikan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambangi Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2025) pagi. Dengan mengenakan batik lengan panjang berwarna cokelat, Purbaya tiba sekitar pukul 08.02 WIB bersama sejumlah pejabat Kementerian Keuangan.
Kedatangan Purbaya disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Ia dijadwalkan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membahas proposal besar yang tengah diajukan Pemprov.
Ditanya wartawan, Purbaya mengungkapkan kunjungannya kali ini berkaitan dengan rencana pembangunan gedung tertinggi di ibu kota.
“Katanya sih DKI punya proposal untuk pembangunan gedung paling tinggi katanya,” ujar Purbaya.
Rencana pembangunan tersebut disebut-sebut akan berlokasi di Lot 1 kawasan SCBD, Jakarta Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan bisnis paling strategis di Indonesia.
Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menegaskan, pihaknya ingin melihat secara langsung kesiapan Pemprov DKI dalam mengeksekusi proyek ambisius tersebut.
“Coba kita lihat bisa nggak kita kerjasama dengan pemda DKI untuk mereka bisa bangun gedung di Lot 1 di kawasan SCBD. Kalau dia bisa mulai bangun di tahun ini, saya kasih, kalau nggak bisa, saya diemin,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak