- Momen HUT TNI menjadi sorotan salah satunya setelah SBY terpergok tak menyalami Kapolri Listyo Sigit Prabowo
- Peristiwa itu viral usai rekaman videonya beredar di medsos
- Bahkan, banyak netizen yang justru salfok dengan seragam loreng Listyo usai kepergok dicueki SBY di acara HUT TNI.
Suara.com - Kehadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menghadiri acara HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Minggu (5/10) menjadi sorotan publik. Hal itu setelah SBY tidak menyalami Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Peristiwa yang terekam kamera itu pun viral setelah videonya beredar di media-media sosial, termasuk X (dulunya Twitter).
Berdasar unggahan yang ikut dibagikan akun X, @IndoPopBase pada Senin (6/10/2025), awalnya terlihat Kapolri Listyo dan beberapa pejabat TNI berdiri saat menyambut kehadiran SBY di mimbar kehormatan.
Terlihat beberapa pejabat militer terlihat memberi salam hormat dan langsung disambut SBY dengan bersalaman.
Namun, SBY yang mengenakan seragam loreng terlihat 'nyelonong' persis di depan Kapolri Listyo tanpa bersalaman. Dalam video itu, seragam loreng Listyo terlihat berbeda dengan pejabat militer lainnya karena cenderung lebih berwarna gelap.
Sontak, video SBY yang tidak bersalaman dengan Listyo di HUT TNI menjadi sorotan netizen. Bahkan, banyak yang memberikan komentar pedas saat menanggapi momen tersebut, termasuk soal seragam loreng yang dikenakan Listyo.
"Kan baju kamuflase, makanya gak keliatan," sindir salah satu netizen.
"Baju kamuflasenya berhasil sampe ga diliat gitu wkwkwk salute pak SBY," nyinyir yang lain.
"Gak dikasih seragam baru, dikira ormas," celetuk netizen lainnya.
Baca Juga: Heboh Bjorka Asli Ngamuk Bocorkan Data Polri, Publik: Lagi Sok-sokan, Mending Tangkap Fufufafa!
Berita Terkait
-
Heboh Bjorka Asli Ngamuk Bocorkan Data Polri, Publik: Lagi Sok-sokan, Mending Tangkap Fufufafa!
-
Sebut WFT Penipu, Bjorka Asli Bocorkan Data Pribadi Polri: Anda Cuma Bisa Tangkap Saya dalam Mimpi!
-
Kembalikan 36 Buku Tersangka Kasus Demo Agustus, Rocky Gerung Berharap Polisi Baca Isinya, Mengapa?
-
Rocky Gerung Pasang Badan Bebaskan Aktivis Kasus Demo Agustus: Mereka Bukan Kriminal!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
-
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global