- Bjorka asli akhirnya 'turun gunung' usai kepolisian RI meringkus pemuda WFT yang diklaim telah membobol jutaan data nasabah bank.
- Terkait penangkapan WFT, Bjorka asli lalu memberi 'kejutan' dengan membocorkan ratusan ribu data pribadi anggota Polri.
- Menurutnya, WFT hanya seorang penipu yang telah menggunakan identitasnya.
Suara.com - Peretas alias hacker legendaris, Bjorka yang asli akhirnya muncul ke publik usai kepolisian RI meringkus pemuda asal Minahasa, Sulut, WFT (22) yang dituduh telah membobol jutaan data nasabah sebuah bank.
Imbas tindakan polisi menangkap WFT, Bjorka asli memberikan 'kejutan' dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri yang diduga telah diretas.
"Since the police in indonesia allege that they have arrested me, i have deciced to disclose this data as a suprise for them (Karena polisi di Indonesia menduga mereka telah menangkap saya, saya memutuskan untuk mengungkapkan data ini sebagai kejutan bagi mereka," tulis keterangannya pada 4 Oktober 2025 lalu.
Lewat keterangannya, Bjorka menyebut jika kepolisian RI hanya menangkap seorang penipu yang selama ini telah mencatut identitasnya. Bjorka pun menyebut mustahil jika polisi bisa menangkapnya.
"The individual you chaptured is someone who has been tricking many peopele under my name all this time, and you can only catch me in your dreams. (Orang yang Anda tangkap adalah seseorang yang telah menipu banyak orang atas nama saya selama ini, dan Anda hanya bisa menangkap saya dalam mimpi Anda," tulisnya.
Kemunculan Bjorka asli membuat gempar jagat maya. Hal itu setelah tangkapan layar soal data-data pribadi anggota Polri yang dibocorkan oleh Bjorka dibagikan ulang oleh konsulan keamanan siber, Teguh Aprianto lewat akun X pribadinya pada Minggu (5/10/2025) kemarin.
"Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker alias peniru," ujar Teguh dikutip pada Senin (6/10/2025).
Menurutnya, data anggota Polri yang telah diretas hacker Bjorka berisi data lengkap termasuk nama, data elektronik hingga nomor telepon pribadi.
"Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri yang berisi informasi nama lengkap, pangkat, tempat bertugas, nomor hp dan email," cuit pendiri Ethical Hacker Indonesia itu.
Baca Juga: Identifikasi Puluhan Jasad di Ponpes Al Khoziny, Tim DVI Pakai Foto Senyum Para Santri, Mengapa?
Cuitan Teguh soal kemunculan Bjorka asli yang telah meretas ratusan ribu data pribadi anggota Polri menjadi sorotan hingga menuai beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen memberikan sindiran telak usai data pribadi anggota Polri diduga telah diretas Bjorka asli.
"2 kata lucu dijual gratis," sindir salah satu netizen.
"Puncak komedi wkwk," cibir yang lain.
Bahkan, tak sedikit yang ikut membagikan data diduga milik anggota Polri yang telah diretas oleh Bjorka.
"Silakan yang berminat melihat dokslinya (dokomen asli)," ungkap yang lain sembari membagikan link netleaks.net yang bertuliskan 'Bjorka'.
"Yang dipublikasikan baru 1448 bang, sisanya dimana," timpal yang lain membagikan tangkapan layar berisi nama lengkap anggota Polri.
Berita Terkait
-
Identifikasi Puluhan Jasad di Ponpes Al Khoziny, Tim DVI Pakai Foto Senyum Para Santri, Mengapa?
-
Petaka Jelang HUT TNI: Detik-detik Kecelakaan Tewaskan Penerjun Payung Praka Zaenal, Apa Pemicunya?
-
Diragukan Bjorka Asli, Dalih Polisi Ciduk WFH Pemuda Tak Lulus SMK yang Diklaim Bobol Data Bank
-
Terancam 12 Tahun Bui, Sepak Terjang WFT Pemuda Minahasa Ngaku-ngaku Bjorka!
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek