- Kemunculan Bjorka kembali membuat gempar publik
- Hacker legendaris itu kini membocorkan ratusan ribu data anggota Polri
- Tindakan itu menyikapi Polda Metro Jaya usai menangkap WTF pemuda yang mengaku-ngaku sebagai pemilik akun @bjorkanesiaa.
Suara.com - Kemunculkan hacker legendaris Bjorka kembali membuat gempar jagat maya. Pasalnya, Bjorka mengeklaim berhasil meretas ratusan ribu data pribadi anggota Polri.
Bocornya 314 ribu data pribadi anggota Polri terjadi setelah Polda Metro Jaya menangkap WFT, pemuda asal Minahasa, Sulut yang disebut-sebut sebagai pemilik akun X, @bjorkanesiaa dan telah mengantongi puluhan juta data nasabah sebuah bank.
Kabar munculnya Bjorka asli yang telah membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri itu terkonfirmasi lewat unggahan dari Konsultan Keamanan Siber, Teguh Aprianto pada Minggu (5/10/2025).
Lewat cuitan di akun X pribadinya, @secgron, Teguh membagikan hasil tangkapan layar berisi soal keterangan Bjorka yang mengaku telah membobol ratusan ribu data anggota Polri.
Tindakan itu karena polisi dianggap telah salah menangkap orang, yakni pemuda berinisial WFT yang disebut-sebut sebagai Bjorka. Padahal pemuda itu dianggap hanya penipu.
"Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri yang berisi informasi nama lengkap, pangkat, tempat bertugas, nomor hp dan email," tulisnya sembari membagikan keterangan Bjorka asli yang membocorkan data pribadi anggota Polri.
Sontak, cuitan pendiri Ethical Hacker Indonesia itu pun langsung disorot netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Namun, banyak yang juga ikut menyindir polisi usai menangkap WFT yang diklaim sebagai pemilik akun Bjorka sejak 2020.
Bahkan, ada yang ikut membagikan tangkapan layar diduga keterangan lain dari Bjorka asli yang isinya: "Yes im stril Alive dan Free, jus take care of your stupid nutrion agency, focus on the issues in your country, dont talk about me, before i reveal that damn data."
"Memalukan parcok kerjanya, if you understand these words by Bjorka itself," tulis salah satu netizen.
Baca Juga: Sebut WFT Penipu, Bjorka Asli Bocorkan Data Pribadi Polri: Anda Cuma Bisa Tangkap Saya dalam Mimpi!
Selain itu, ada juga yang mengaitkan soal penangkapan Bjorka abal-abal dengan akun kontroversial, Fufufafa yang belakangan membuat gempar publik namun hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya.
"Lagian sok-sokan nangkep bjorka, mending nangkep fufufafa," sindir yang lain.
Di sisi lain, tak sedikit yang ikut khawatir bocornya ratusan ribu data pribadi anggota Polri diduga oleh Bjorka bisa disalahgunakan orang tak bertanggung jawab.
"Gawat, ada no HP, semoga gak ada yang ngepinjolin," tulis yang lain.
"Bisa nih di pake kalau di tilang polisi purak purak jadi atasan. Karna tau no hp sama nama sama pangkatnya kwkwkw," sahut netizen lainnya.
Polda Metro Jaya Ogah Ambil Pusing
Terkait bocornya data ribuan anggota Polri diduga oleh Bjorka asli, Polda Metro Jaya angkat bicara.
Alih-alih menanggapi serius, Kasubid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengaku tidak akan menelan mentah-mentah soal kabar peretasan ratusan ribu data anggota Polri.
"Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, everybody can be anybody di internet. Siapapun bisa jadi siapa saja di internet," ujar Reonald di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.
Menurutnya, tim siber kini sedang bekerja untuk memverifikasi klaim tersebut.
"Bisa saja ada yang mengakui Bjorka-Bjorka lain. Ini lagi didalami, apakah Bjorka ini identik dengan Bjorka yang sebelumnya? Itu akan kami dalami," tegasnya.
Berita Terkait
-
Sebut WFT Penipu, Bjorka Asli Bocorkan Data Pribadi Polri: Anda Cuma Bisa Tangkap Saya dalam Mimpi!
-
Petaka Jelang HUT TNI: Detik-detik Kecelakaan Tewaskan Penerjun Payung Praka Zaenal, Apa Pemicunya?
-
Kembalikan 36 Buku Tersangka Kasus Demo Agustus, Rocky Gerung Berharap Polisi Baca Isinya, Mengapa?
-
Diragukan Bjorka Asli, Dalih Polisi Ciduk WFH Pemuda Tak Lulus SMK yang Diklaim Bobol Data Bank
-
Rocky Gerung Pasang Badan Bebaskan Aktivis Kasus Demo Agustus: Mereka Bukan Kriminal!
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur
-
Yusril Tegaskan Bripda MS Harus Diadili Pidana dan Disidang Etik atas Kematian Anak di Tual
-
Wamen HAM Mugiyanto: Oknum Brimob Aniaya Anak Hingga Tewas Pelanggaran HAM
-
Buronan Interpol Rifaldo Aquino Pontoh Aktor TPPO Jaringan Kamboja Ditangkap, Ini Tampangnya
-
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
-
Jangan Ada Impunitas di Kasus Tual, KPAI Desak Hukum Berat Pelaku dan Evaluasi Total SOP
-
Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi