- Febriwaldi telah diberhentikan sementara dari jabatannya melalui Keputusan Lurah Petojo Selatan Nomor 42 Tahun 2025.
- Langkah pencopotan ini diambil usai muncul dugaan pelanggaran disiplin sebagai aparatur sipil negara (ASN).
- Nama Febriwaldi sebelumnya mencuat setelah warganet menemukan sejumlah unggahan yang memperlihatkan gaya hidup mewahnya.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mencopot Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi setelah unggahan gaya hidup mewahnya viral di media sosial.
Langkah ini diambil usai muncul dugaan pelanggaran disiplin sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, mengatakan, Febriwaldi kini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim Inspektorat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai aturan yang berlaku.
“Kami langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat dan Inspektur Pembantu Kota untuk segera mengambil tindakan. Pemeriksaan akan dilakukan untuk menentukan sanksi yang akan diberikan,” ujar Dhany di Jakarta, Kamis (9/10/2025).
Febriwaldi diduga melanggar sejumlah ketentuan dalam Pasal 3 huruf c, d, dan f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta Pasal 2 ayat (3) huruf d dan h Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2024 tentang Disiplin ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Nama Febriwaldi sebelumnya mencuat setelah warganet menemukan sejumlah unggahan yang memperlihatkan gaya hidup mewahnya.
Dalam foto-foto yang tersebar, ia tampak menikmati liburan ke luar negeri pada 2015–2016 ketika masih bertugas di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), membeli sepeda motor baru pada 2020, serta sepeda mahal pada 2022.
Gaya hidup tersebut dianggap tidak sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 14/SE/2023 tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana bagi ASN di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Surat edaran itu menekankan agar setiap pegawai pemerintah menjadi contoh kesederhanaan bagi masyarakat.
Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2025: Hoax atau Fakta?
Lebih lanjut, Dhany menjelaskan bahwa Febriwaldi telah diberhentikan sementara dari jabatannya melalui Keputusan Lurah Petojo Selatan Nomor 42 Tahun 2025.
“Kami menegakkan aturan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai prosedur. Pembebasan sementara ini dilakukan untuk menjaga integritas pelayanan publik sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Dhany menambahkan, penegakan disiplin ASN menjadi hal penting agar kepercayaan publik terhadap birokrasi tetap terjaga. Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar berhati-hati dalam berperilaku, baik di dunia nyata maupun di media sosial.
“Kami menghormati seluruh proses pemeriksaan yang sedang berjalan. Prinsipnya, setiap aparatur sipil negara harus menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam kinerja maupun perilaku sehari-hari,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gaji ASN Naik dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Pensiunan Apakah Dapat Kenaikan?
-
Kapolri: 2.341 Polisi Bermasalah di 2024, Terbanyak Turunkan Martabat
-
Dipanggil PDIP Gegara Ulahnya Temui Prabowo, Budiman Sudjatmiko Santai: It's Oke, Biasa Saja
-
Terancam Sanksi usai Temui Prabowo, PDIP Sentil Budiman Sudjatmiko: Tak Usah Gabung Kalau Gak Mau Diatur!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno