- Uji coba perdana wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.
- Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI, Fajar Sauri mengaku terkejut dengan jumlah pengunjung yang melebihi dugaannya.
- Rute kunjungan dibatasi hanya sepanjang 1,8 kilometer untuk melihat satwa-satwa nokturnal (aktif di malam hari).
Suara.com - Uji coba perdana wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan disambut antusiasme tinggi dari masyarakat. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, bahkan mengaku terkejut dengan jumlah pengunjung yang melebihi dugaannya.
Meskipun masih dalam tahap uji coba, ratusan pengunjung terpantau mengantre dengan antusias pada hari pertama pembukaan, Sabtu (11/10/2025).
"Saya melihatnya agak kaget juga. Ini di luar dugaan saya, masyarakat sangat antusias, sepertinya penasaran melihat kondisi taman margasatwa dibuka di malam hari," kata Fajar di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.
Saat memasuki area, para pengunjung juga disambut oleh dua maskot berbentuk burung hantu yang berfoto bersama mereka, menambah semarak suasana.
Rute Terbatas untuk Jaga Kenyamanan Satwa
Fajar memastikan bahwa pengunjung tidak dapat mengakses seluruh kawasan Ragunan. Rute kunjungan dibatasi hanya sepanjang 1,8 kilometer untuk melihat satwa-satwa nokturnal (aktif di malam hari).
Langkah ini diambil untuk tidak mengganggu satwa diurnal (aktif di siang hari) yang sedang beristirahat.
"Jadi, kita membatasi, ya. Untuk rute, kita sudah petakan, kurang lebih ada beberapa lintasan sepanjang 1,8 km. Jadi, tidak secara keseluruhan kita datangi tempat-tempat yang memang satwanya tidak aktif di malam hari," ujar Fajar.
Baca Juga: Uji Coba Wisata Malam Ragunan: Nostalgia Masa Kecil di Bawah Bintang!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra