-
Dhenida Chairunnisa, Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, viral karena ekspresi sinisnya saat aksi demo.
-
Aksi itu dipicu oleh pernyataannya soal dugaan adanya calo dalam rekrutmen PPPK di daerahnya.
-
Sosok Dhenida dikenal sebagai politisi muda berprestasi dengan latar kepedulian sosial sejak masa sekolah.
Ia pernah menjuarai lomba pidato tingkat provinsi pada 2013-2014 dan menjadi satu-satunya perwakilan Gorontalo Utara di tingkat nasional.
Kemampuan berbicaranya di depan publik inilah yang kemudian mengantarkannya dipercaya menjabat sebagai Bendahara Garda Pemuda NasDem Gorontalo Utara.
Motivasinya terjun ke politik berakar dari kepedulian sosial yang mendalam. Diny pernah bercerita tentang sebuah momen yang mengubah pandangannya.
Rasa penasarannya terhadap seorang teman sekolah yang selalu datang terlambat membawanya berkunjung ke rumah temannya di Desa Masuru.
Di sana, ia menyaksikan sendiri betapa sulitnya akses jalan dan jembatan yang rusak parah, yang memaksa temannya berjalan kaki jauh setiap hari.
"Makanya waktu itu langsung muncul cita-cita ingin memperbaiki," ungkapnya.
Kepeduliannya semakin terasah saat ia menemukan seorang ibu yang terpaksa memberikan air gula keruh kepada bayinya karena tidak mampu membeli susu.
Pengalaman-pengalaman pahit inilah yang membulatkan tekadnya untuk menjadi wakil rakyat.
Bahkan, ia rela menolak tawaran menggiurkan dari orang tuanya untuk berkuliah di luar negeri, seperti di Turki, demi mengabdi di kampung halamannya.
Baca Juga: Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Rp1.500, Begini Respons DPRD DKI
Kini, di usianya yang masih sangat muda, Dhenida Chairunnisa telah berhasil menduduki posisi strategis sebagai Ketua Komisi III DPRD Gorut.
Namun, perjalanannya diwarnai oleh paradoks. Di satu sisi, ia memiliki rekam jejak kepedulian sosial yang kuat.
Di sisi lain, sikapnya yang viral saat menghadapi kritik publik menimbulkan pertanyaan besar tentang kematangan dan empatinya sebagai seorang pemimpin.
Berita Terkait
-
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Rp1.500, Begini Respons DPRD DKI
-
Fenomena Santri Ikut Ngecor Jadi Sorotan, Gus Miftah: Itu Bukan Nguli tapi Cari Berkah
-
ART Tak Digaji 3 Bulan Nekat Curi Sembako Majikan, Videonya Tuai Pro dan Kontra
-
Viral Tagar Boikot Trans7 di Media Sosial Buntut Tayangan Sisi Gelap Kehidupan Santri
-
Nadya Almira Sekarang Kerja Apa? Kasus Kecelakaan 12 Tahun Lalu Kembali Jadi Perbincangan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi