- Sebagian besar guru masih menghadapi kendala Kode 02 pada Info GTK, yang mengindikasikan beban mengajar belum memenuhi syarat TPG.
- Meskipun penarikan data telah dilakukan, proses validasi masih berjalan bertahap hingga akhir Oktober 2025.
- Setidaknya ada sejumlah penyebab utama Kode 02 dan langkah konkret untuk mengatasinya.
- Guru Muatan Lokal (Mulok) Belum Terverifikasi: Mata pelajaran Mulok tidak terbaca valid karena tidak sesuai dengan struktur kurikulum utama.
Solusi: Operator Dapodik harus menginput mata pelajaran Mulok sesuai dengan format kurikulum yang berlaku.
- Guru PKL di SMK Bermasalah: Mata pelajaran praktik kerja lapangan (PKL) yang bersifat khusus terkadang terkendala validasi.
Solusi: Pastikan jadwal PKL diinput berdasarkan struktur pembelajaran yang benar dan mendapatkan konfirmasi dari pengawas SMK.
- Guru Honorer di Sekolah Negeri: Status kepegawaian non-ASN belum diverifikasi sepenuhnya dalam Dapodik.
Solusi: Pastikan status kepegawaian dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan tercantum jelas dan lengkap di Dapodik.
- Guru dengan Tugas Tambahan Unik (TTU/A3): Penugasan yang bersifat unik atau non-struktural ini memerlukan validasi khusus dan cenderung tertunda di tahap awal.
Solusi: Menunggu proses validasi lanjutan dari tim pusat sambil memastikan seluruh dokumen pendukung telah lengkap.
- Guru dengan Tugas Tambahan Linier Ekuivalen (TTLE/A2): Sama seperti TTU, validasi untuk penugasan A2 seringkali tertunda.
Solusi: Koordinasikan dengan operator tunjangan di sekolah untuk memastikan data telah dikirim ulang ke sistem pusat.
- Sekolah dengan Rombongan Belajar Terbatas: Jumlah rombongan belajar (Rombel) yang sedikit menyulitkan pemenuhan 24 jam tatap muka.
Solusi: Ajukan penugasan tambahan mengajar di sekolah imbas atau terapkan mekanisme team teaching agar jam mengajar dapat memenuhi syarat TPG.
Bagi guru yang masih mendapatkan Kode 02, langkah terbaik adalah memastikan validitas data secara mandiri dan melakukan koordinasi intensif. Proses validasi masih akan berlanjut hingga akhir Oktober 2025.
Anda wajib memastikan bahwa jam mengajar dan seluruh tugas tambahan telah diinput dengan benar.
Sinkronisasi Ulang: Lakukan sinkronisasi Dapodik sebelum batas akhir validasi tahap berikutnya (18 Oktober, 25 Oktober, dan 31 Oktober).
Jika data sudah benar namun status belum berubah, segera koordinasikan dengan operator sekolah atau Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk mencari tahu letak kesalahan data.
Baca Juga: Benarkah Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik di Oktober 2025? Cek Faktanya di Sini
Selain itu, pantau status Info GTK secara berkala, sebab pembaruan data dapat muncul sewaktu-waktu sesuai antrian pemrosesan server pusat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan