- Pramono pastikan Halte BNN dibongkar untuk jaga estetika kota.
- Tiang monorel mangkrak akan dibersihkan mulai awal 2026.
- Penertiban dilakukan bertahap demi keamanan dan tata kota Jakarta.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Halte Transjakarta BNN 1 di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, yang telah lama terbengkalai, akan segera dibongkar.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan infrastruktur publik dan menjaga estetika kota Jakarta.
"Yang (Halte) BNN segera saya bongkar," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Halte BNN 1 sempat menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial karena kondisinya yang memprihatinkan.
Fasilitas tersebut tampak kumuh, rusak, dan nyaris roboh setelah tidak lagi digunakan sejak beroperasinya halte baru yang terintegrasi dengan jaringan LRT Jabodebek.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan lantai halte sudah tidak memiliki pelat besi pijakan, sementara akses jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menuju ke lokasi hanya menyisakan rangka baja.
Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan publik serta mengganggu keindahan kawasan Cawang.
Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan membiarkan infrastruktur mangkrak terus mencoreng wajah kota.
Ia menilai pembongkaran menjadi langkah yang tepat untuk menciptakan tata kota yang lebih tertib dan estetis.
Baca Juga: Bus Royaltrans Terbakar di Tol Dalam Kota, Transjakarta Minta Maaf dan Janji Evaluasi Armada
“Jadi intinya, yang memang tidak membawa manfaat, kita bongkar aja,” jelasnya.
Monorel Mangkrak Dibongkar Awal Tahun
Selain halte BNN 1, Pramono juga menyoroti tiang-tiang proyek monorel yang mangkrak di sejumlah titik di Jakarta.
Struktur beton bekas proyek tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat karena dianggap merusak pemandangan kota dan menjadi simbol ketidakteraturan tata ruang Ibu Kota.
Sebelumnya, Pramono menyatakan akan menertibkan dan membongkar tiang-tiang monorel tak terpakai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga kawasan Senayan. Targetnya, proses pembongkaran dimulai pada awal tahun 2026.
"Untuk monorel, tolong doakan saja, mudah-mudahan segera saya selesaikan. Pokoknya doain bulan Januari depan kita udah mulai bersih-bersih," kata Pramono saat menghadiri acara di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan