-
Survei: 81 persen publik percaya pada kepemimpinan Presiden Prabowo.
-
Kepercayaan ini didorong oleh program pro-rakyat yang nyata.
-
Ekonomi pedesaan dinilai membaik oleh 85 persen responden.
Suara.com - Hasil survei nasional terbaru yang dirilis Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan kepuasan dan kepercayaan yang tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam hasil survei bertajuk 'Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik' ini menyoroti penguatan legitimasi pemerintahan di tahun pertamanya.
Menurut survei yang digelar pada periode 9 Oktober –17 Oktober 2025, sejumlah 81 persen publik percaya dengan kemampuan Presiden Prabowo dalam memimpin negara.
Angka tersebut menunjukan peningkatan signifikan dari 76 persen pada survei semester pertama 2025.
Selain itu, 67 persen responden menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menyatakan bahwa angka tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan Prabowo dinilai kuat, stabil, dan berpihak pada rakyat kecil.
"Publik melihat Presiden Prabowo sebagai sosok yang tegas, berwibawa, dan konsisten dalam menjalankan program prioritas. Tingkat kepercayaan di atas 80 persen adalah indikator kuat stabilitas politik dan sosial,” ujar Dedi dalam Rilis Survei dan Diskusi Media di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Selain kepercayaan terhadap Presiden, survei IPO juga mencatat penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah.
Sejumlah 73 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional baik dan cukup baik. Bahkan, 85 persen menilai ekonomi pedesaan membaik dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Survei Kabinet Prabowo: Amran-Purbaya Meroket, Bahlil dan Natalius Pigai Paling Buncit
Program-program utama pemerintah seperti Dana Desa, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis disebut berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat.
Dedi menambahkan, keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial ini menjadi faktor yang memperkuat kepuasan publik.
"Publik tidak sekadar puas karena figur kepemimpinan, tetapi karena hasil kebijakan yang nyata. Program makan bergizi dan dana desa dianggap menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Tingkat kepuasan publik juga meluas hingga kinerja kabinet. Sebanyak 61 persen responden menilai Kabinet Merah Putih bekerja baik dan efektif, dengan tambahan 27 persen menilai cukup efektif.
IPO juga mencatat bahwa tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto ditandai oleh peningkatan kepercayaan, kepuasan, dan stabilitas nasional.
Selain ekonomi dan politik, 77 persen publik menilai kondisi keamanan nasional aman dan terkendali, serta 80 persen menilai penegakan hukum baik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial