-
Wanita tewas misterius usai minum bersama dua teman prianya.
-
Tidak ada tanda kekerasan, polisi kini tunggu hasil autopsi.
-
Kronologi malam terakhirnya kini jadi fokus penyelidikan polisi.
Suara.com - Kematian misterius seorang perempuan berinisial CY setelah menghabiskan hari bersama dua rekan prianya kini menjadi teka-teki yang tengah dipecahkan oleh Polsek Grogol Petamburan.
Korban tewas tanpa tanda-tanda kekerasan setelah serangkaian aktivitas makan dan minum di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Kasubid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa nyawa korban tidak tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit.
“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Royal Taruma, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat,” ujar Reonald kepada wartawan Senin (27/10/2025).
Kronologi Malam Terakhir CY
Penyelidikan polisi kini berfokus pada kronologi malam terakhir CY.
Perjalanan nahas itu dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, saat CY mengajak dua teman prianya, FP dan AB, untuk makan di sebuah kantin di Jalan Dwi Warna.
Setelah itu, mereka melanjutkan aktivitas dengan minum es campur, di mana korban diketahui tidak ikut minum karena riwayat penyakit gula.
Pada petang harinya, sekira jam 18.30 WIB, perjalanan mereka berlanjut ke pusat hiburan malam Classic di kawasan Sawah Besar.
Baca Juga: Misteri Saluran Air Sawah Besar: Proyek Gali Gorong-gorong Temukan Kuburan China Kuno Era 1960
"Korban mengajak keduanya minum-minum,” ungkap Reonald mengulang keterangan saksi.
Usai dari sana, ketiganya sempat mengisi perut dengan menyantap nasi uduk sebelum akhirnya pulang.
Namun, drama terjadi setibanya mereka di depan kediaman korban di kawasan Duta Mas, Jakarta Barat.
CY tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri. Kedua rekannya panik dan langsung melarikan korban ke RS Royal Taruma. Namun, takdir berkata lain.
"Sekitar 15 menit setelah penanganan medis, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia,” ungkap Reonald.
Tanpa Tanda Kekerasan, Autopsi Jadi Kunci
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif