-
Biaya asli per penumpang Transjakarta adalah Rp13.000, masyarakat hanya membayar Rp3.500.
-
Pemerintah mensubsidi 86 persen biayanya, namun kini keuangan daerah sedang tertekan.
-
Akibatnya, Pemprov DKI kini sedang mengkaji ulang kemungkinan kenaikan tarif Transjakarta.
Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkap fakta di balik tarif murah bus Transjakarta. Menurutnya, biaya keekonomian atau tarif asli untuk setiap penumpang mencapai sekitar Rp13.000. Artinya, tarif Rp3.500 yang dibayarkan masyarakat saat ini disubsidi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebesar 86 persen.
Syafrin merinci, dari total biaya operasional, pemerintah menanggung sekitar Rp9.700 untuk setiap penumpang.
“Rp9.700 subsidinya, jadi tambah Rp3.500 tarifnya (yang dibayar penumpang). Jadi, totalnya Rp13.000,” tutur Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Dengan kata lain, pendapatan dari tiket hanya mampu menutupi 14 persen dari total biaya yang ada (cost recovery).
Besarnya subsidi ini, lanjut Syafrin, kini menjadi tantangan berat bagi keuangan daerah. Pasalnya, kapasitas fiskal Pemprov DKI sedang mengalami tekanan akibat adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
"Pemotongan DBH ini berpengaruh terhadap kapasitas fiskal Jakarta," ujarnya.
Akibat tekanan tersebut, Pemprov DKI kini harus mengkaji ulang keberlanjutan subsidi Transjakarta. Syafrin menyebut pihaknya terus melakukan berbagai simulasi untuk menemukan angka tarif ideal yang tidak memberatkan masyarakat jika penyesuaian harus dilakukan.
"Tentu kami selalu melakukan update kajian kemampuan dan kemauan membayar (ability to pay dan willingness to pay) dari masyarakat," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap keputusan mengenai tarif akan didasarkan pada hasil kajian yang mendalam.
Baca Juga: Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000? Ini Kata Dishub DKI!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Merasa Ada yang Memanfaatkan dan Jual Namanya dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan ATENSI di Desa Pilot Project Gambuhan Pemalang
-
Pekik Syukur dan Tangis Haru Pecah di PN Jakut Usai Hakim Bacakan Vonis Pendemo Agustus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Tengah Sekolah Rusak: Solusi atau Salah Prioritas?
-
Sumut Darurat Agraria: 450 Konflik Mandek, 1,8 Juta Jiwa Terdampak Bencana Sepanjang 2025
-
Roy Suryo Siap Laporkan Balik Eggi Sudjana, Sebut Ada Strategi Adu Domba 'Otoritas Solo'
-
Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola
-
Batal Lanjutkan RJ, Penghentian Kasus Hogi Minaya Tinggal Tunggu Surat Kejari Sleman
-
Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal