- Seorang remaja berinisial A (16) dilaporkan hilang saat berenang di Kali Mampang, Jaksel
- Korban awalnya berenang bersama rekannya.
- Keduanya pun melompat dari atas jembatan, namun hingga kini korban A belum ditemukan.
Suara.com - Seorang anak berinisial A (16) yang dilaporkan menghilang usai berenang di Kali Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/10) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Wahid Key menyebut jika hingga kini petugas gabungan masih melakukan pencarian atas hilangnya remaja tersebut.
"Kami lakukan upaya-upaya bersama tim gabungan dan SAR. Jadi, kita bersama di Kelurahan Kuningan Barat, baru melakukan upaya penyisiran terhadap korban yang kita belum tahu seperti apa nanti," ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (1/11/2025).
Menurutnya, upaya pencarian langsung dilakukans setelah keluarga pada Jumat (31/10/2025) kemarin membuat laporan orang hilang.
Selain petugas, pihaknya juga menggunakan perahu karet dalam melakukan penyisiran.
"Masih disisir. Jumat baru lapor, akhirnya baru dilakukan penyisiran pakai tiga perahu karet," ucap Wahid.
Dia menceritakan awalnya, pada Rabu sore pukul 17.00 WIB, korban bersama temannya yang juga berinisial A sedang berenang di Kali Mampang. Rencananya, mereka melompat dari jembatan sampai jarak yang mereka tentukan. Namun ditunggu sampai Magrib, korban tak kunjung terlihat.
"Gak ada kabar hari Rabu, Kamis, Jumat, baru dia cerita ke orang tuanya. Orang tuanya baru cek ke orang tua korban, baru lah dilaporkan ke RT, RW, lurah, dan ke kepolisian," ujar Wahid.
Hingga kini, sambung dia, kepolisian dan tim pencarian masih menyisir kali tersebut dengan radius hingga 500 meter. Nantinya, pihaknya juga melibatkan tim ahli.
Baca Juga: Bupati Sudewo Gagal Dimakzulkan: DPRD Pati Bantah Ada Rekayasa, Apa Hasil Rapat Paripurna?
Korban A memiliki ciri tinggi badan 160 centimeter (cm), mengenakan kaos bola berwarna merah dan celana training. Sedangkan ciri khususnya, yakni terdapat bekas jahitan di kepala dan berambut ikal.
Berita Terkait
-
8 Miliar Dolar AS Melayang Setiap Tahun, Prabowo Sebut Judol Biang Kerok!
-
Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong
-
Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah
-
5 Fakta Kasus Narkoba Onad: Dicokok Lagi Santuy Bareng Istri hingga Diduga Sempat Tenggak Ekstasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika