- Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi memberi sinyal kuat bergabung dengan Partai Gerindra.
- Langkah tersebut diklaim atas permintaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
- Partai Gerindra menyambut baik sambil menunggu pernyataan resmi dari Budi Arie.
Suara.com - Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, melempar sinyal kuat bahwa organisasi relawan terbesar pendukung Joko Widodo itu akan segera berlabuh ke Partai Gerindra.
Isyarat ini disampaikan secara terbuka dalam pidato pembukaan Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu (1/11) akhir pekan lalu, yang sontak menarik perhatian elite politik yang hadir.
Langkah ini, menurut Budi Arie, bukan tanpa alasan.
Ia menegaskan, tujuan utama dari manuver politik ini adalah untuk memperkuat barisan pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Budi Arie bahkan menyebut proses peleburan ini akan dilakukan “secepatnya”.
“Kami berharap bisa memperkuat agenda politik Pak Prabowo. Supaya kepemimpinan Prabowo bisa lebih kuat, solid. Karena itu kami akan memperkuat seluruh agenda politik presiden dengan memperkuat partai politik pimpinan presiden,” kata Budi Arie di hadapan ribuan kadernya.
Ia secara terbuka meminta para relawan Projo untuk tidak terkejut jika dalam waktu dekat dirinya resmi menjadi kader partai politik.
“Mohon izin, bila suatu saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahaminya. Tak usah ditanya lagi partainya apa,” kata Budi, yang disambut riuh para peserta kongres.
Klaim Permintaan Langsung dari Prabowo
Baca Juga: Wanti-wanti Pejabat PKS di Pemerintahan Prabowo, Begini Pesan Almuzzammil Yusuf
Lebih mengejutkan lagi, Budi Arie mengklaim langkahnya ini merupakan respons atas permintaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun tidak merinci kapan dan di mana permintaan itu disampaikan, ia memberikan petunjuk kuat bahwa dirinya adalah salah satu figur yang diminta secara personal oleh sang presiden.
“Ya, saya mungkin satu-satunya orang yang diminta presiden langsung di sebuah forum,” kata Budi Arie.
Gerindra Buka Pintu, Dasco Tunggu Pernyataan Langsung
Di lokasi yang sama, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan respons yang hati-hati.
Saat ditemui wartawan, Dasco mengaku belum mendengar secara langsung pernyataan Budi Arie mengenai rencana bergabung dengan Gerindra.
Berita Terkait
-
Wanti-wanti Pejabat PKS di Pemerintahan Prabowo, Begini Pesan Almuzzammil Yusuf
-
Projo Tetapkan 5 Resolusi, Siap Kawal Prabowo hingga 2029 dan Dukung Indonesia Emas 2045
-
Budi Arie Bawa Gerbong Projo ke Gerindra? Sinyal Kuat Usai Lepas Logo Jokowi
-
Budi Arie Bantah Isu Projo Jauh dari Jokowi: Jangan di-Framing!
-
Budi Arie Hubungi Jokowi, Ungkap Rencana Ganti Logo Projo Lewat Sayembara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?