- Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan biaya transportasi warga Ibu Kota tidak sampai 10 persen dari UMP, jauh dari klaim Menhub yang menyebut 30 persen.
- Dengan tarif Transjakarta Rp3.500 dan sistem integrasi Rp10 ribu, rata-rata pengeluaran bulanan untuk transportasi diperkirakan hanya Rp200 ribu.
- Syafrin menduga angka 30 persen berasal dari survei Jabodetabek, di mana akses transportasi massal masih terbatas.
Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membantah pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang menyebut pengeluaran warga Ibu Kota untuk transportasi umum mencapai 30 persen dari gaji bulanan.
Menurutnya, berdasarkan perhitungan Dishub DKI, biaya transportasi masyarakat Jakarta justru tidak sampai 10 persen dari Upah Minimum Provinsi (UMP).
Syafrin mencontohkan tarif bus Transjakarta yang hanya sebesar Rp3.500 untuk menuju ke semua halte tanpa turun. Lalu, ada juga tarif integrasi Rp10 ribu yang memungkinkan berpindah dari Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT.
“Jadi sebenarnya dengan posisi UMP sekarang, jika kita melihat cakupan layanan angkutan umum Jakarta yang sudah mencapai 91,8 persen dan dengan tarif Transjakarta sekarang misalnya Rp3.500, PP Rp7.000 per hari kali katakanlah 25 hari bekerja, dapat berapa? Tidak lebih dari Rp200.000,” ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (3/11/2025).
Ia menjelaskan, dengan UMP DKI Jakarta yang mencapai sekitar Rp5,3 juta, proporsi biaya transportasi masyarakat berada di bawah 10 persen.
“Dengan UMP kita 5,3, maka itu di bawah 10 persen,” ujarnya.
Syafrin juga menilai pernyataan soal 30 persen tersebut kemungkinan besar berasal dari survei yang tidak spesifik membahas warga Jakarta saja, melainkan wilayah Jabodetabek secara keseluruhan.
“Kita melihat dari apa yang disampaikan oleh lembaga yang survei, itu bukan Jakarta tapi Jabodetabek,” tegasnya.
Menurutnya, beban transportasi di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi memang berbeda karena keterbatasan layanan angkutan umum massal. Bahkan di Bogor sendiri tarifnya seharga Rp5 ribu.
Baca Juga: Lagu Baru Raisa 'Pengganti Aku' Diduga Sindir Isu Hamish Daud Selingkuh: Dia Mirip Sekali Denganku
Lalu, jika berpindah angkutan biayanya akan bertambah lagi.
“Jadi memang kalau Jabodetabek kan pergerakannya,” kata Syafrin.
Untuk mengatasi ketimpangan itu, Pemprov DKI melalui Transjakarta kini memperluas jangkauan layanan ke kawasan penyangga.
“Oleh sebab itu, oleh Pak Gubernur, layanan Transjakarta diperluas menjadi Transjabodetabek karena untuk mengisi kekosongan ini,” pungkas Syafrin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?