Suara.com - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Malam Grand Final Duta DPD di Balai Sudirman, Jakarta Selatan (3/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 DPD RI.
Ketua Dewan Perwakilan Daera (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin, menyampaikan bahwa ajang Grand Final Duta DPD menjadi wadah bagi generasi muda dari seluruh daerah untuk tampil sebagai representasi resmi masyarakat daerah di tingkat nasional.
“DPD melakukan semacam final ya, grand final duta DPD sebagai bagian dari rangkaian hari ulang tahun DPD yang ke-21,” ujar Sultan Bachtiar Najamudin saat ditemui awak media di perhelatan Malam Grand Final Duta DPD RI.
Dalam malam puncak pemilihan Duta DPD ini, puluhan pemuda perwakilan provinsi dan kabupaten/kota diberikan panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menyuarakan aspirasi publik.
“Kami memberikan peluang kepada anak-anak muda Indonesia dari daerah, dari kampung-kampung, dari semua provinsi, semua kota di Indonesia untuk menjadi semacam ambasador DPD, dan lebih dari itu mereka akan kita bekali pengetahuan yang cukup,” jelas Sultan.
Ia menekankan, keberadaan Duta DPD diharapkan mampu mempercepat penyampaian dan keberhasilan program DPD dan pemerintah, khususnya di daerah. Generasi muda dipandang memiliki kemampuan membangun opini dan mengedepankan kolaborasi.
“Karena posisi kita sekarang memang berkomitmen untuk bagaimana memastikan program-program asas kita presiden juga lebih cepat berhasil sehingga opinion leader kita banyak di daerah-daerah,” tambahnya.
Selain itu, Sultan menyebut masyarakat masih banyak yang belum mengenal fungsi dan peran DPD RI sebagai representasi formal daerah di pusat. Oleh sebab itu, kehadiran Duta DPD akan membantu meningkatkan pemahaman publik.
“Eksistensi lembaga DPD RI yang banyak masyarakat yang masih belum aware, maka melalui duta-duta DPD ke depan, eksistensi DPD insya Allah akan makin banyak diketahui apa saja tugas-tugas fungsinya,” lanjutnya.
Baca Juga: Ketua DPD RI Dianugerahi CNN Award: Komitmen Dukung dan Kawal Program Asta Cita di Daerah
Sebelumnya, DPD RI sukses menggelar DPD Award yang menjaring para local hero dan local champion dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui acara ini, DPD melihat banyak potensi besar yang lahir dari daerah.***
Kontributor : Tantri Amela Iskandar
Berita Terkait
-
Ketua DPD RI Dianugerahi CNN Award: Komitmen Dukung dan Kawal Program Asta Cita di Daerah
-
Ketua DPD: GKR Emas Buktikan Pena Juga Bisa Jadi Alat Perjuangan Politik
-
Menavigasi Revolusi Kendaraan Listrik ASEAN: Peran VinFast di Pasar Global Baru
-
TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika
-
Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir