- Pelaku berpura-pura menjadi orang yang Anda kenal, lalu mencoba meminjam uang atau meminta data penting.
- Penipu seringkali menciptakan situasi darurat agar Anda tidak sempat berpikir jernih.
- Anda bisa mengatur privasi foto profil media sosial Anda.
Suara.com - Di era digital ini, kemudahan berkomunikasi lewat aplikasi seperti WhatsApp hingga media sosial tak jarang disusupi oleh modus-modus penipuan yang semakin canggih.
Salah satu yang paling meresahkan dan sering digunakan oleh pelaku penipuan adalah dengan modus mencatut foto profil dan nama teman atau keluarga Anda. Pelaku berpura-pura menjadi orang yang Anda kenal, lalu mencoba meminjam uang atau meminta data penting.
Modus ini sangat berbahaya karena memanfaatkan kepercayaan dan kedekatan emosional Anda dengan teman atau keluarga. Namun, jangan khawatir! Ada beberapa langkah proaktif yang bisa Anda lakukan untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari jerat penipuan ini.
Ciri-ciri Penipuan Modus Catut Foto Teman di WhatsApp yang Perlu Anda Waspadai:
- Nomor Berbeda dari Biasanya: Ini adalah tanda paling jelas. Pelaku akan menghubungi Anda menggunakan nomor WhatsApp baru yang tidak Anda kenal, meskipun foto profil dan nama kontak terlihat seperti teman Anda.
- Permintaan Mendesak dan Tidak Wajar: Pelaku biasanya akan meminta bantuan finansial (meminjam uang) dengan alasan mendesak, seperti ada musibah, kecelakaan, atau kebutuhan mendadak lainnya.
- Mengaku Nomor Lama Hilang/Rusak: Untuk meyakinkan, pelaku seringkali beralasan bahwa nomor lama mereka hilang, rusak, atau sedang tidak bisa dihubungi, sehingga mereka menggunakan nomor baru ini.
- Gaya Bahasa Berbeda: Perhatikan cara mereka berkomunikasi. Apakah gaya bahasanya sedikit berbeda dari teman Anda yang asli? Mungkin terlalu formal, terlalu memaksa, atau ada kesalahan ketik yang tidak biasa.
- Menghindari Panggilan Telepon: Pelaku akan cenderung menolak saat Anda mencoba menelepon mereka dengan berbagai alasan, karena suara mereka tentu tidak sama dengan teman Anda.
Bagaimana Cara Melindungi Diri dan Tidak Menjadi Korban?
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Terapkan langkah-langkah ini agar Anda tidak mudah terperdaya:
Selalu Verifikasi Identitas:
- Hubungi Nomor Asli Teman Anda: Jika Anda menerima pesan mencurigakan dari nomor baru yang mengatasnamakan teman Anda, segera hubungi teman Anda menggunakan nomor WhatsApp asli yang sudah Anda simpan sebelumnya, atau melalui panggilan telepon biasa. Jangan balas pesan dari nomor baru tersebut sebelum verifikasi.
- Tanyakan Pertanyaan Rahasia: Jika tidak bisa dihubungi, coba tanyakan sesuatu yang hanya Anda dan teman Anda yang tahu (misalnya, "Kita terakhir ketemu di mana?", "Kamu ingat nama panggilan kita waktu kecil?"). Pelaku tidak akan bisa menjawabnya.
Jangan Terpancing Panik atau Mendesak:
Penipu seringkali menciptakan situasi darurat agar Anda tidak sempat berpikir jernih. Ambil waktu sejenak, jangan langsung panik atau mengikuti permintaannya.
Baca Juga: Siapa Admin Wali Kota Surabaya yang Kini Mengundurkan Diri Gara-Gara Rekaman Suaranya Bocor?
Cek Informasi Kontak di WhatsApp:
Buka informasi kontak dari nomor baru tersebut. Apakah ada detail lain yang mencurigakan? Terkadang, pelaku tidak konsisten dalam melengkapi profilnya.
Edukasi Lingkungan Anda:
Beritahu keluarga dan teman-teman Anda tentang modus penipuan ini. Ingatkan mereka untuk selalu melakukan verifikasi jika menerima pesan serupa. Semakin banyak yang tahu, semakin sedikit korban.
Laporkan Nomor Mencurigakan:
Jika Anda yakin itu adalah penipuan, segera laporkan nomor tersebut di WhatsApp (blokir & laporkan). Anda juga bisa melaporkannya ke pihak berwenang atau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Berita Terkait
-
Penipuan Digital Makin Marak, Pakar Siber Beberkan Ciri Pelaku dan Cara Aman Hindarinya
-
Takut Dinilai Buruk, Penjara Tak Terlihat di Era Media Sosial
-
Di Sidang MKD: Ahli Media Sosial Sebut Isu Demo Agustus Sarat Penggiringan Opini
-
Ahli Media Sosial di Sidang MKD Soroti Penyebaran Hoaks Cepat dan Respons Lambat DPR
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter