- Tersangka utama (R) mengaku perbuatannya adalah bentuk perlawanan karena ia dikejar dan diserang lebih dulu oleh kedua korban
- Kronologi dari Polsek Kramat Jati mengonfirmasi bahwa korban (A dan M) yang memulai serangan fisik terhadap tersangka R sebelum penusukan terjadi
- Insiden penusukan maut ini dipicu oleh konflik pribadi, yakni perebutan seorang wanita antara tersangka R dan salah satu korban berinisial A
Suara.com - Misteri di balik penusukan berdarah di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai terkuak dari pengakuan tersangka berinisial R. Di hadapan petugas, R mengklaim tindakan nekatnya yang menewaskan M dan melukai A adalah sebuah upaya perlawanan untuk menyelamatkan diri dari pengeroyokan.
Dengan nada penyesalan, R menceritakan detik-detik mencekam yang memicu insiden maut tersebut. Ia mengaku terpaksa menghunuskan sangkur setelah dirinya lebih dulu dikejar dan diserang oleh kedua korban.
Aksi kejar-kejaran itu, menurut R, bermula dari kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC) dan baru berakhir di depan indekosnya.
Di sanalah, R mengaku dipukuli hingga akhirnya melakukan perlawanan yang berakibat fatal.
"Saya menyesal. Saya cuma melakukan perlawanan (bela diri)," kata R, kepada wartawan, Rabu (19/11/2025).
Klaim R ini diperkuat oleh kronologi yang diungkap oleh pihak kepolisian. Kapolsek Kramat Jati, AKP Pesta Hasiholan Siahaan, menjelaskan bahwa perselisihan ini memang diawali oleh serangan dari pihak korban.
Pemicunya adalah masalah asmara, di mana A dan R memperebutkan seorang wanita.
AKP Pesta membenarkan bahwa korban A adalah yang pertama kali melayangkan pukulan ke pipi R.
Tak lama kemudian, M yang datang membantu A, turut menyerang R dengan mengayunkan helm ke arahnya.
Baca Juga: Cemburu Berujung Maut: Teriakan Minta Tolong Bongkar Aksi Sadis Pembunuhan di Condet!
Nahas bagi M, saat ia mengayunkan helm, ia tidak menyadari bahwa R telah menggenggam pisau untuk membela diri.
Serangan helm itu langsung dibalas R dengan sebuah tusukan fatal di bagian leher.
"Korban langsung tergeletak bersimbah darah dan pelaku kemudian menusuk ke arah pungung A sebanyak tiga kali," kata Hasiholan.
M tewas di tempat kejadian pada Senin (17/11/2025) sore itu, sementara A mengalami luka serius akibat tiga tusukan di punggungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cemburu Berujung Maut: Teriakan Minta Tolong Bongkar Aksi Sadis Pembunuhan di Condet!
-
Diduga karena Masalah Asmara, Seorang Pria Tewas Ditusuk di Condet
-
Pertikaian Berdarah Gegerkan Condet, Satu Tewas Ditusuk di Leher
-
Tragis! JK Ditusuk Manusia Silver di Kolong Jembatan, Begini Kronologi dan Motifnya!
-
Bunuh Bos Agen Elpiji di Kebon Jeruk Gegara Utang, Adegan Sadis Pemilik Kontrakan Terkuak!
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
Terkini
-
Tim SAR Polri Evakuasi Ratusan Warga Korban Banjir Susulan di Padang Pariaman
-
Menteri Pigai Duga Ada 'Playing Victim' di Balik Isu Teror Influencer Pengkritik Bencana
-
Mensos Janjikan Bantuan Korban Bencana Sumatra: Santunan 15 Juta, Rumah, Hingga Modal
-
Trump Bantah Militer AS Serang Kuba: Tidak Ada Rencana dalam Waktu Dekat
-
Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Teror Terhadap Aktivis Pengkritik Bencana Sumatra
-
Gus Yahya Lepas Ribuan Peserta Napak Tilas, Ajak Telusuri Kembali Akar Spiritual NU
-
Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik
-
BNI Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Utara, Dukung Pemulihan Pendidikan Pascabencana
-
Tinjau Korban Banjir Kalsel, Mensos Pastikan Skema Bantuan Sama Seperti di Sumatra
-
Polri Bangun Raturan Sumur Bor di Sumatra: Sudah Berapa Titik yang Aktif?