- Layanan MRT Jakarta terganggu akibat pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik utama.
- Gubernur Pramono Anung menargetkan layanan MRT akan kembali normal pada sore hari.
- Selama perbaikan, rute pendek dari Lebak Bulus hingga Stasiun ASEAN tetap beroperasi.
Suara.com - Layanan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta mengalami gangguan operasional pada Kamis (20/11/2025) pagi setelah sebatang pohon tumbang menimpa jaringan listriknya. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjanjikan bahwa layanan akan kembali normal pada sore hari.
Insiden tersebut terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.27 WIB. Akibatnya, sebanyak 524 penumpang dari sejumlah kereta dan stasiun harus dievakuasi.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa gangguan dipicu oleh pohon tumbang yang mengenai aliran listrik di atas jalur kereta, sehingga menyebabkan korsleting.
"Penyebabnya karena aliran listrik di atas itu kena pohon, menyebabkan korsleting," ujar Pramono kepada wartawan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Ia memprediksi proses perbaikan infrastruktur kelistrikan akan memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam. "Mudah-mudahan nanti sore sudah berjalan normal," tuturnya.
Meskipun jalur utama terganggu, Pramono memastikan operasional rute pendek (*short loop*) tetap berjalan untuk melayani sebagian penumpang. Layanan terbatas ini beroperasi dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun ASEAN.
"Sekarang ini untuk loop pendek dari Lebak Bulus sampai ASEAN sudah bisa dilakukan. Tapi memang di tempat yang tertimpa pohon itu belum bisa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya