- Layanan MRT Jakarta rute Lebak Bulus-Bundaran HI normal kembali pada Kamis (20/11/2025) sore.
- Gangguan terjadi akibat pohon tumbang pukul 10.27 WIB, memicu pemadaman listrik dan evakuasi 524 pelanggan.
- Waktu tunggu antarkereta normal lima menit pada jam sibuk mulai pukul 17.30 WIB.
Suara.com - Para pengguna setia MRT Jakarta akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat lumpuh akibat insiden pohon tumbang, layanan moda raya terpadu dipastikan telah kembali beroperasi normal sepenuhnya pada Kamis (20/11/2025) sore, tepat menjelang jam sibuk pulang kantor.
Kabar pemulihan ini menjadi angin segar bagi ribuan penumpang yang bergantung pada rute vital dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta.
Sebelumnya, perjalanan kereta terhenti total akibat gangguan kelistrikan yang dipicu oleh tumbangnya sebatang pohon besar.
Manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) bergerak cepat untuk mengatasi masalah dan mengumumkan pemulihan layanan dalam waktu beberapa jam.
"MRT Jakarta menyampaikan bahwa pola layanan operasional pada rute Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta telah kembali normal sejak pukul 16.15 WIB," ungkap Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, dalam keterangan resminya.
Tidak hanya jalur yang kembali dibuka, waktu tunggu antarkereta (headway) yang menjadi kunci efisiensi transportasi publik juga telah dinormalkan kembali. Penyesuaian ini secara efektif diberlakukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang pada jam pulang kerja.
"Adapun headway normal, yaitu 5 menit pada jam sibuk dan 10 menit di luar jam sibuk, kembali diterapkan mulai pukul 17.30 WIB," jelas Rendy.
Insiden ini berawal dari tumbangnya sebuah pohon di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya di depan gedung Caraka Loka Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sekitar pukul 10.27 WIB.
Kejadian tersebut langsung memutus aliran listrik dan memaksa proses evakuasi darurat terhadap 524 pelanggan dari sejumlah rangkaian kereta dan area stasiun yang terdampak.
Baca Juga: Pohon Tumbang Ganggu Layanan MRT, Gubernur Pramono: Sore Ini Kembali Normal
Menyusul insiden yang sempat menimbulkan kepanikan tersebut, pihak manajemen menegaskan komitmennya untuk menjaga standar keamanan dan kenyamanan penumpang.
"MRT Jakarta selalu berkomitmen untuk memberikan layanan prima bagi seluruh pengguna," tambah Rendy.
Berita Terkait
-
Pohon Tumbang Ganggu Layanan MRT, Gubernur Pramono: Sore Ini Kembali Normal
-
Gara-gara Pohon Mahoni 'Raksasa' Usia 1 Abad Tumbang, 524 Penumpang MRT Jakarta Dievakuasi
-
Pohon 'Raksasa' Tumbang di Sisingamangaraja Ganggu Operasional, MRT Jakarta: Mohon Tetap Tenang
-
Detik-detik Pohon Raksasa Tumbang di Sisingamangaraja: Jalan Macet, Pengendara Panik Menghindar!
-
Cara Refund Tiket MRT: KMT dan Tiket Digital
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan