- Komisi I DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Jenderal Agus di Senayan pada Senin (24/11/2025).
- Raker tersebut beragendakan pembahasan stabilitas kedaulatan Papua dan peran Kodam baru untuk kesejahteraan rakyat.
- Rapat kerja yang dipimpin Utut Adianto tersebut secara resmi dinyatakan dibuka dan dilaksanakan secara tertutup.
Suara.com - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (Raker) bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).
Berdasarkan agenda yang diterima Suara.com, rapat ini akan membahas pertama soal Menjaga Kedaulatan dan Stabilitas Papua.
Kemudian rapat juga akan membahas Peran Kodam Baru, Brigif TP, dan Yonif TP dalam memperkuat Stabilitas Pertahanan dalam mendukung Kesejahteraan Rakyat.
Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Agus pun terlihat hadir langsung dalam rapat ini.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Sebelum membuka rapat, Utut mengigatkan soal menjaga persatuan nasional.
"Sebelum kita mulai rasanya sedikit dari pimpinan, kita ini memang ke depan harus makin merajut persatuan nasional kita," kata Utut sebelum membuka rapat.
Ia mengatakan, semangat Presiden Prabowo Subianto terkait soal persatuan harus jadi panduan dalam rapat kali ini.
"Semangat yang kita baca dari Bapak Presiden adalah me-restart, mereset kilometer 0, saling memaafkan menatap masa depan. mudah mudahan ini bisa jadi panduan kita bersama," katanya.
Rapat pun kemudian dibuka oleh Utut. Namun, Utut mengetuk palu jika rapat kali ini dinyatakan tertutup.
Baca Juga: KPK Panggil 3 Kepala Distrik Terkait Kasus Korupsi Dana Operasional Papua
"Berdasar informsi dari sekretariat, telah hadir 25 anggota dari 43 dan 8 fraksi. dengan ini kuorum sudah terpenuhi, dan atas pertimbangan lapanhan dan urgennya pertemuan ini, pertemuan saya nyatakan dibuka dan tertutup untuk umum," tutur Utut.
Hingga kekinian rapat masih terus berpanjut. Belum diketahui apa hasil kesimpulan dari raker tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan