- Wali Kota Sibolga ditemukan selamat setelah hilang kontak akibat banjir dan longsor.
- Ia berjalan kaki empat hari karena jalur tertutup longsor.
- Kondisinya sehat dan siap kembali bertugas.
Suara.com - Akhmad Syukri Nazri Akhmad Syukri Nazri Akhmad Syukri Nazri Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya dilaporkan hilang kontak akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan Sitahuis–Tapanuli Tengah.
Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers pada Jumat (28/11).
Menurut Suharyanto, pihaknya telah berhasil berkomunikasi dengan Syukri. Meski terlihat lelah setelah perjuangan panjang, kondisi Wali Kota dikabarkan stabil. "Masih muda beliau, jadi kelihatannya capek, tapi mukanya segar," ujar Suharyanto.
Empat Hari Berjalan Kaki Akibat Akses Terputus
Dari hasil komunikasi, diketahui bahwa Syukri terjebak di jalur yang tertutup material longsor antara Sibolga dan Tarutung. Situasi ini membuat kendaraan tidak bisa melintas, memaksa beliau melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama empat hari.
“Beliau ngomong, ‘Saya jalan kaki, Pak, empat hari.’ Kebetulan beliau terjebak di rute longsoran yang sekarang sudah mulai dibuka,” kata Suharyanto.
Terputusnya akses ini merupakan dampak langsung dari banjir dan longsor besar yang terjadi sejak awal pekan. Syukri yang saat itu dalam perjalanan pulang menuju Sibolga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus mencari jalur alternatif di tengah kondisi medan yang berat.
Ditemukan Selamat, Siap Kembali Bertugas
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali, turut mengonfirmasi bahwa Wali Kota telah ditemukan dalam keadaan sehat. Meski mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang dan berat, kondisi beliau dinyatakan aman.
Baca Juga: Banjir Sumatera Terparah 2025, Gubernur BI Ajak Masyarakat Sisihkan Rezeki untuk Membantu
“Alhamdulillah tidak ada masalah, sehat wal afiat. Sekarang mungkin kecapean, besok rencananya kami bertemu untuk melihat kondisi Sibolga,” ungkap Suharyanto.
Penemuan Wali Kota Syukri membawa kelegaan bagi masyarakat Sibolga yang selama beberapa hari terakhir cemas menantikan kabar dirinya.
Keberhasilan beliau bertahan dalam situasi ekstrem selama empat hari menjadi kisah ketangguhan sekaligus pengingat betapa seriusnya dampak bencana alam yang tengah melanda wilayah tersebut.
Dengan ditemukannya Wali Kota, pemerintah daerah kini dapat kembali memusatkan perhatian pada upaya penanganan bencana dan pemulihan Sibolga pasca longsor.
Perjalanan panjang yang dilalui Syukri menegaskan komitmennya untuk kembali hadir di tengah masyarakat pada saat-saat paling krusial.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal