News / Nasional
Sabtu, 29 November 2025 | 18:05 WIB
Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerapkan konsep Presisi untuk transformasi Polri demi meningkatkan kepercayaan publik.
  • Pembentukan tim transformasi September 2025, modernisasi layanan digital, serta penguatan integritas telah dilaksanakan Polri.
  • Polri berhasil mengungkap 49.306 kasus narkoba pada tahun 2025, disorot melalui penghargaan detikcom Awards 2025.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan beberapa langkah transformasi kelembagaan di tubuh Polri yang patut diapresiasi.

Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa yang menyebut dengan konsep Presisi (Prediktif, Responsif, dan Transparan), Kapolri telah membawa perubahan positif bagi institusi Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Polri telah mengalami perubahan signifikan dalam menjalankan tugasnya sebagai institusi kepolisian yang profesional dan modern. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian," kata dia dalam rilis yang diterima, Sabtu (29/11/2025).

Dia memaparkan, beebrapa langkah transformasi yang telah dilakukan oleh Kapolri antara lain pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri pada September 2025, yang terdiri dari 52 perwira tinggi dan menengah untuk memperkuat akuntabilitas dan responsibilitas institusi kepolisian.

Lalu Modernisasi pelayanan, mulai dari SIM dan SKCK online, tilang elektronik, hingga kanal pengaduan berbasis teknologi.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.

Kemudian penguatan Integritas dan Pelayanan Publik, dengan memimpin prosesi Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara untuk memperkuat komitmen moral Polri dalam meningkatkan integritas dan pelayanan publik.

Pemberantasan Narkoba, dengan berhasil mengungkap 49.306 kasus narkoba, menangkap 65.572 tersangka, dan menyita 214,84 ton berbagai jenis narkotika pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas kejahatan narkoba dan meningkatkan keamanan masyarakat.

"Terlepas dari segala kritik yang diarahkan ke institusi Polri selama ini, kita patut memberi apresiasi pada Polri di bawah leadership Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dengan konsep Presisi telah secara konsisten menjadikan Polri sebagai representasi supremasi sipil dalam demokrasi Indonesia kekinian," paparnya.

Dia melanjutkan, kebijakan society policing merupakan salah satu terobosan yang mendorong perubahan kultural di tubuh Polri dalam rangka menyatukan semangat dan perjuangan menjaga ketertiban dan keamanan bersama masyarakat.

"Dengan demikian, Polri dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujarnya.

"Kami berharap Kapolri dapat terus membawa Polri menjadi institusi yang lebih profesional, modern, dan humanis, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Kami juga berharap agar Kapolri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,".

Baca Juga: Sebut Polisi Penjaga Supremasi Sipil, Direktur RPI: Ada Hubungan Erat dengan Masyarakat

Load More