- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerapkan konsep Presisi untuk transformasi Polri demi meningkatkan kepercayaan publik.
- Pembentukan tim transformasi September 2025, modernisasi layanan digital, serta penguatan integritas telah dilaksanakan Polri.
- Polri berhasil mengungkap 49.306 kasus narkoba pada tahun 2025, disorot melalui penghargaan detikcom Awards 2025.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan beberapa langkah transformasi kelembagaan di tubuh Polri yang patut diapresiasi.
Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa yang menyebut dengan konsep Presisi (Prediktif, Responsif, dan Transparan), Kapolri telah membawa perubahan positif bagi institusi Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Dalam beberapa tahun terakhir, Polri telah mengalami perubahan signifikan dalam menjalankan tugasnya sebagai institusi kepolisian yang profesional dan modern. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian," kata dia dalam rilis yang diterima, Sabtu (29/11/2025).
Dia memaparkan, beebrapa langkah transformasi yang telah dilakukan oleh Kapolri antara lain pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri pada September 2025, yang terdiri dari 52 perwira tinggi dan menengah untuk memperkuat akuntabilitas dan responsibilitas institusi kepolisian.
Lalu Modernisasi pelayanan, mulai dari SIM dan SKCK online, tilang elektronik, hingga kanal pengaduan berbasis teknologi.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.
Kemudian penguatan Integritas dan Pelayanan Publik, dengan memimpin prosesi Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara untuk memperkuat komitmen moral Polri dalam meningkatkan integritas dan pelayanan publik.
Pemberantasan Narkoba, dengan berhasil mengungkap 49.306 kasus narkoba, menangkap 65.572 tersangka, dan menyita 214,84 ton berbagai jenis narkotika pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas kejahatan narkoba dan meningkatkan keamanan masyarakat.
"Terlepas dari segala kritik yang diarahkan ke institusi Polri selama ini, kita patut memberi apresiasi pada Polri di bawah leadership Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dengan konsep Presisi telah secara konsisten menjadikan Polri sebagai representasi supremasi sipil dalam demokrasi Indonesia kekinian," paparnya.
Dia melanjutkan, kebijakan society policing merupakan salah satu terobosan yang mendorong perubahan kultural di tubuh Polri dalam rangka menyatukan semangat dan perjuangan menjaga ketertiban dan keamanan bersama masyarakat.
"Dengan demikian, Polri dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya dan meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujarnya.
"Kami berharap Kapolri dapat terus membawa Polri menjadi institusi yang lebih profesional, modern, dan humanis, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Kami juga berharap agar Kapolri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat integritas, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,".
Baca Juga: Sebut Polisi Penjaga Supremasi Sipil, Direktur RPI: Ada Hubungan Erat dengan Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi