- DPW PSI Riau mengubah agenda "Fun Walk" di Pekanbaru menjadi aksi kemanusiaan karena dianggap tidak peka terhadap bencana banjir Sumatera.
- Kaesang Pangarep membatalkan kehadirannya dua hari sebelumnya sebab menganggap waktu pelaksanaan acara tersebut tidak tepat.
- PSI juga diperintahkan Kaesang untuk mendirikan posko tanggap bencana di tiga provinsi terdampak banjir Sumatera.
Suara.com - Sebuah flyer acara bertajuk "Fun Walk" yang diinisiasi oleh DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Riau menuai sorotan tajam di tengah duka bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Dianggap tidak menunjukkan kepekaan, acara yang sedianya digelar di Pekanbaru itu kini resmi diubah formatnya menjadi aksi kemanusiaan.
Ketua DPW PSI Provinsi Riau, Kelmi Amri, segera memberikan klarifikasi untuk meredam polemik yang berkembang.
Ia menegaskan bahwa materi promosi acara tersebut telah dibuat dan disebar jauh sebelum bencana besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Itu materi publikasi yang kami buat sebelum bencana terjadi, kami publikasikan di medsos DPW Riau pada tanggal 25 November 2025. Acara telah kami siapkan lama sebelum bencana melanda Aceh, Sumut dan Sumbar,” tegas Kelmi dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Lebih lanjut, Kelmi mengungkapkan bahwa respons cepat datang langsung dari pucuk pimpinan partai.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, telah memerintahkan pembatalan kehadirannya dalam acara tersebut sejak dua hari lalu karena menilai waktunya sangat tidak tepat.
“Sejak dua hari lalu Ketum PSI sudah membatalkan untuk hadir dalam acara tersebut karena “timing” acara yang tidak tepat dengan bencana Sumatera,” ujar Kelmi.
Menindaklanjuti arahan tersebut, DPW PSI Riau langsung mengubah total konsep acara. Agenda yang semula berfokus pada jalan santai kini dialihkan menjadi kegiatan penggalangan dan penyerahan donasi bagi para korban yang terdampak banjir.
“Sesuai arahan Ketua Umum, kami DPW PSI Riau sudah mengganti acara tersebut menjadi penggalangan dana, penyerahan bantuan untuk korban bencana Sumatera serta jalan sehat,” tambah Kelmi.
Baca Juga: Francine PSI Tagih Janji Pramono: kalau Saja Ada CCTV yang Memadai, Mungkin Nasib Alvaro Beda
Instruksi dari Kaesang tidak berhenti sampai di situ. Dalam rapat yang digelar pada 28 November, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu juga telah memerintahkan jajaran PSI di beberapa provinsi Sumatera untuk bergerak cepat mendirikan posko tanggap bencana guna membantu para korban.
“Saat yang sama Mas Kaesang juga sudah memerintahkan pendirian pos bantuan dan tanggap bencana PSI di 3 Provinsi. Kami DPW PSI Riau juga ditugaskan untuk mendukung posko ke titik bencana terdekat,” kata Kelmi.
Berita Terkait
-
Berapa Sisa Populasi Gajah Sumatera? Viral Ikut Terseret Banjir
-
Apakah Dinding Perlu Diganti Setelah Banjir? Ini Perawatan dan Tips Mengatasinya
-
Berapa Korban Banjir Sumatera Per 30 November 2025? Ini Data BNPB
-
Penyebab Banjir Sumatera, Cuaca Ekstrem atau Eksploitasi Alam Berlebihan?
-
Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Kenapa? Ini Kata BNPB
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi