- Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun, ditemukan tewas setelah hilang hampir sembilan bulan diduga korban ayah tirinya.
- Anggota DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo, mengkritik lambatnya penemuan korban karena minimnya alat pengawasan.
- Francine mendesak realisasi janji Gubernur tentang pemasangan CCTV di setiap RT untuk keamanan lingkungan.
Suara.com - Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang hilang selama hampir sembilan bulan, akhirnya ditemukan. Tragis, ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan diduga menjadi korban ayah tirinya sendiri.
Kenyataan pahit bahwa butuh waktu sembilan bulan untuk mengungkap keberadaan korban menjadi catatan kelam bagi sistem keamanan Jakarta. Hal ini disuarakan lantang oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Francine Widjojo.
Saat menemui keluarga korban pada Kamis 27 November, Francine tak bisa menyembunyikan keprihatinannya atas lambatnya proses penemuan korban akibat minimnya alat bukti pengawasan lingkungan.
"Duka cita mendalam atas kepergian Alvaro. Pagi ini (27/11) saya melayat dan bertemu dengan kakek dan nenek dari Alvaro. Hampir 9 bulan baru ditemukan keberadaan korban," ungkap Francine dalam keterangannya kepada Suara.com, dikutip Jumat (28/11/2025).
Ia membayangkan skenario yang berbeda jika lingkungan Jakarta sudah terpasang pengawasan memadai.
"Kalau saja ada CCTV yang memadai, mungkin Alvaro bisa ditemukan di hari yang sama atau dilacak keberadaannya lebih cepat. Identifikasi pelaku juga lebih mudah jika ada CCTV," katanya.
Francine kemudian mengingatkan Gubernur Pramono Anung akan janji kampanyenya: Satu RT, Satu CCTV.
Janji yang menurutnya kini makin urgen direalisasikan demi mencegah jatuhnya korban lain.
"Pencurian motor juga sering dikeluhkan warga, termasuk dalam reses, dan warga menagih CCTV tiap RT yang dijanjikan saat Pak Gubernur kampanye," katanya.
Baca Juga: Bandingkan dengan Istri Sah, Insanul Fahmi Akui Lebih Nyaman Bersama Inara Rusli
Francine juga menyoroti ketidakjelasan program tersebut dalam dokumen perencanaan daerah (RPJMD) 2025-2029. Ia mendesak agar janji politik tidak sekadar berhenti di masa kampanye.
“Setelah berulang kami usulkan, akhirnya wacana pemasangan CCTV masuk dalam RPJMD tapi tidak dirinci jumlahnya dan lokasinya apakah akan dipasang di tiap RT seperti janji Pak Gubernur. Padahal janji kampanye salah satu faktor keterpilihan, bukan sekadar janji manis tapi harus dipenuhi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prarekonstruksi Ungkap Aksi Keji Ayah Tiri Bunuh Alvaro: Dibekap Handuk, Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Terungkap! Rangkaian Kekejaman Alex, Bocah Alvaro Kiano Dibekap Handuk, Dicekik, Jasad Dibuang
-
Rencana Kubur Gagal, Ketakutan yang Memuncak: Ini Jejak Gelap Alex Tutupi Kematian Alvaro
-
Jokowi Dituding Resmikan Bandara 'Siluman' IMIP, PSI Meradang: Itu Fitnah, Jangan Manipulasi Fakta!
-
Bandingkan dengan Istri Sah, Insanul Fahmi Akui Lebih Nyaman Bersama Inara Rusli
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi