- Kepala SMP Syahid 2 Cilincing ditemukan tewas tergantung pada Senin pagi, 1 Desember 2025.
- Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian.
- Pihak sekolah menunda pelaksanaan ujian hari itu dan menjadwalkan ulang untuk Senin pekan depan.
Suara.com - Kepala Sekolah SMP Syahid 2, Cilincing, Jakarta Utara, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di lingkungan sekolah pada Senin (1/12/2025) pagi.
Penemuan itu mengejutkan para guru dan siswa yang baru tiba untuk memulai aktivitas ujian sekolah.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menyebut jenazah korban kekinian telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Ditemukan dalam kondisi tergantung, untuk lebih pastinya penyebab kematian kita lakukan autopsi terhadap jenazah ya mas," ujar Bobi kepada wartawan, Senin (1/12/2025).
Menurut Bobi, pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Ia menegaskan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh sebelum hasil pemeriksaan keluar.
Bobi juga memastikan perkembangan kasus akan disampaikan setelah rangkaian pemeriksaan medis selesai.
“Kita tunggu hasilnya, nanti setelah autopsi rampung akan kita jelaskan,” katanya.
Selain itu, Bobi juga menambahkan bahwa pihak sekolah kekinian telah menyesuaikan jadwal ujian menyusul insiden tersebut.
Baca Juga: Kontroversi Berujung Berkah, Kepala Sekolah Dini Fitria yang Viral Pukul Murid Dapat Hadiah Umrah
"Hari ini ujian ditunda jadi hari Senin depan. Untuk besok tetap pelaksanaan ujian," pungkasnya.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
-
Ada Siswa Dibully hingga Meninggal, Kepala Sekolah SMPN 19 Tangsel Didesak Mengundurkan Diri
-
12 Tata Tertib Peserta TKA 2025 dan Konsekuensi Melanggar
-
Kontroversi Berujung Berkah, Kepala Sekolah Dini Fitria yang Viral Pukul Murid Dapat Hadiah Umrah
-
Kemal Palevi Soroti Kasus Siswa Adukan Kepsek ke Orang Tua: Mental Tempe!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran