- Mensos meluruskan isu penjarahan di Sumut, menyatakan rekaman yang beredar adalah proses pembagian bantuan logistik.
- Pemerintah menghadapi kendala distribusi bantuan karena medan berat dan infrastruktur rusak.
- Polda Sumatera Utara mengonfirmasi adanya penjarahan di Sarudik Sibolga pada 30 November.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tidak ada aksi penjarahan oleh masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Utara akibat terlambatnya bantuan logistik dari pemerintah.
Ia menyebut informasi tersebut sudah diluruskan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan memastikan kalau rekaman yang tersebar sebenarnya proses pembagian bantuan kepada masyarakat.
"Sudah dijelaskan sama kepala BNPB ya bahwa itu bukan penjarahan, memang dibagi-bagi ke masyarakat," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Gus Ipul menambahkan bahwa pemerintah memang alami kendala dalam distribusi bantuan.
Hal itu disebabkan medan berat dan infrastruktur rusak akibat banjir dan tanah longsor. Sejumlah wilayah bahkan terisolasi dan hanya bisa dijangkau melalui udara.
"Maka memerlukan bantuan dari udara, baik itu heli maupun pesawat. Nah ini juga sedang diusahakan ya, sampai hari ini sedang diusahakan," tegasnya.
Ia menyebut seluruh unsur pemerintah telah digerakkan, mulai dari BNPB, Polri, TNI, hingga pemerintah daerah, untuk memastikan bantuan menjangkau seluruh lokasi terdampak. Beberapa titik bahkan hanya bisa ditembus menggunakan helikopter.
Mensos menegaskan pemerintah pusat memberikan perhatian penuh terhadap penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera.
Presiden Prabowo, kata Gus Ipul, juga telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran terkait.
Baca Juga: Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
"Pemerintah bekerja keras semua loh ya, enggak mungkin kita itu membiarkan. Tapi justru usaha keras, bahkan Presiden itu memberikan atensi khusus dan memberikan perintah khusus kepada Panglima TNI, kepada Kapolri, Kepala Badan BNPB di bawah koordinasi Pak Menko, BMK, Pak Pratik. Jadi semua turun tangan," tuturnya.
Sebelumnya viral di media sosial, aksi penjarahan di minimarket dan Gudang Bulog Sarudik Sibolga, Sumatera Utara, Minggu (30/11), akibat terputusnya distribusi logistik tiga hari pasca bencana.
Dari tayangan di video, massa terlihat merusak pagar dan gembok gudang untuk mengambil beras dan minyak goreng karena kebutuhan pangan mendesak.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya penjarahan dan memastikan penanganan sudah berjalan di tingkat Polres. Pasca kejadian, Polda Sumatra Utara kemudian mempertebal personel pengamanan di wilayah terdampak banjir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang