- Peringati Hari HAM, pemimpin adat Papua laporkan perusahaan perusak lingkungan ke Mabes Polri.
- Laporan ini terkait deforestasi untuk proyek lumbung pangan dan bioetanol di Merauke.
- Kasus ini soroti bencana ekologis akibat dugaan kelalaian negara di Sumatra.
Suara.com - Bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, 10 Desember 2025, pemimpin marga Kwipalo dari Merauke, Vincen Kwipalo, melanjutkan perjuangannya dengan melaporkan PT Murni Nusantara Mandiri ke Mabes Polri. Laporan ini terkait dugaan tindak pidana lingkungan hidup dan penyerobotan tanah adat.
Langkah hukum ini diambil di tengah sorotan tajam terhadap bencana ekologis yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, yang menurut laporan media telah menewaskan 921 orang dan menyebabkan 192 lainnya hilang per 8 Desember 2025.
Direktur Eksekutif Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, Franky Samperante, menyatakan bahwa bencana semacam itu juga mengancam Tanah Papua. Menurutnya, deforestasi masif terus terjadi untuk kepentingan proyek ekonomi ekstraktif skala luas.
“Kami mendokumentasikan hutan yang hilang hingga tahun 2025 karena perluasan bisnis, utamanya Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan dan perkebunan tebu di Merauke seluas 25.696 hektar,” kata Franky dalam keterangan tertulis pada Rabu (10/12/2025).
Proyek tersebut, lanjutnya, dilakukan oleh perusahaan seperti Jhonlin Group, PT Global Papua Abadi, dan PT Murni Nusantara Mandiri, yang kini dilaporkan ke polisi. "Proyek negara korporasi yang dikawal militer ini berlangsung di wilayah adat dan berdampak pada kehidupan masyarakat serta penghancuran lingkungan," tambahnya.
Perjuangan Pembela HAM Lingkungan
Vincen Kwipalo, yang berasal dari Suku Yei, telah diakui sebagai Pembela HAM oleh Komnas HAM pada 7 November 2025 karena kegigihannya dalam mempertahankan hak atas tanah, wilayah adat, dan lingkungan hidup.
Laporan yang ia ajukan ke Mabes Polri menjadi simbol perlawanan terhadap perusakan lingkungan yang disebut sebagai pelanggaran hak hidup rakyat dan hak atas lingkungan yang sehat.
Koalisi Solidaritas Merauke menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan Vincen Kwipalo dalam membela keadilan sosial, hak asasi manusia, dan keadilan lingkungan hidup.
Baca Juga: Ribuan Aparat Gabungan Amankan Aksi Buruh Gebrak di Jakarta Peringati Hari HAM Sedunia
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua